Rahasia Olah Kanuragan dan Tenaga Dalam

1. Olah Raga dan Olah Fisik Kanuragan. Olah raga, olah fisik dan olah gerak adalah tingkatan yang paling dasar. Yang bersifat kesaktian, tujuan latihannya adalah untuk kekuatan, kelincahan dan kecepatan gerak, ketrampilan (teknik beladiri) dan prestasi, kesehatan dan kebugaran. Biasanya juga ada teknik pernafasan dalam masing-masing gerakan, tetapi teknik pernafasan itu hanyalah bagian dari olah raga atau olah fisik tersebut. Misalnya dalam gerakan-gerakan karate atau jurus-jurus pencak silat, biasanya juga ada teknik pernafasan yang diajarkan dalam melakukan gerak / jurus tersebut, teknik pernafasan itu adalah bagian dari gerakan / jurus tersebut, bukan khusus untuk melatih olah nafas.

Jenis kekuatan yang dihasilkan dalam olah raga dan olah fisik kanuragan adalah kekuatan fisik / kanuragan atau ada juga yang menyebutnya ilmu pengasihan tenaga dasar, yaitu kekuatan fisik kanuragan yang dilambari dengan olah nafas tertentu dan kekuatannya menyatu dengan fisik. Cakra energi tubuh yang bekerja biasanya adalah dominan cakra-cakra yang berada di dada saja. Ilmu Kanuragan adalah satu kesatuan ilmu olah fisik dan gerak, termasuk yang dilambari dengan ilmu gaib dan ilmu khodam, olah nafas dan olah batin untuk kanuragan. 2. Olah Nafas dan Tenaga Dalam. Secara umum pengertian tenaga dalam adalah suatu bentuk energi yang dihasilkan oleh tubuh manusia, bersumber dari cakra-cakra energi tubuh manusia, ada juga yang menyebutnya sebagai daya gaib. Secara umum energi tenaga dalam ini dibangkitkan dan diolah dengan cara olah nafas tenaga dalam, walaupun ada juga pengolahan cakra-cakra energi dengan cara lain selain olah nafas. Jenis energi tenaga dalam yang dihasilkan dalam olah nafas tenaga dalam dibagi menjadi 2 jenis: 1. Tenaga Dalam (Kanuragan) Bila olah nafas ini merupakan satu bagian dengan olah kanuragan, maka jenis kekuatan yang dihasilkan adalah apa yang disebut sebagai tenaga dalam atau tenaga dalam kanuragan, biasanya ditujukan untuk membangun kekuatan tubuh, kecepatan gerak, kekuatan menahan pukulan, kekuatan pukulan untuk mematahkan kayu, besi, batu, dsb.

Pukulan yang dilambari dengan tenaga dalam kekuatannya bisa mencapai ratusan kali lipat bila dibandingkan dengan hanya menggunakan kekuatan fisik semata. Jenis tenaga dalam untuk kekuatan ini seringkali disebut sebagai tenaga keras atau tenaga dasar. Cakra energi yang bekerja adalah cakra-cakra tubuh yang berada di pusar sampai ke dada, tetapi penekanan utamanya biasanya adalah pada cakra di dada. Pelatihannya harus dilakukan secara hati-hati dan bertahap, jangan dilakukan dengan memforsir tenaga, karena dapat menimbulkan efek samping berupa pembengkakan jantung atau radang hati / liver, terutama pada orang-orang yang baru ikut pelatihannya. Kebanyakan dalam prakteknya tenaga dalam ini digunakan untuk kekuatan / ketahanan tubuh dan kekuatan untuk menghancurkan, seperti untuk menghancurkan / mematahkan benda keras seperti besi, kayu dan batu, bukan hanya untuk menyerang manusia lain. Olah nafas untuk tenaga dalam biasanya ditujukan untuk membangun kekuatan kanuragan, bukan untuk secara khusus membuka dan mengolah cakra-cakra energi tubuh. Energi / kekuatan tenaga dalam biasanya hanya mengalir di dalam tubuh orang yang bersangkutan, tidak memancar keluar tubuh. Tetapi energi ini bisa juga dialirkan keluar tubuh dengan cara merambatkan energinya kepada objek tertentu (harus ada persentuhan langsung antara fisik seseorang dengan objek sasaran atau melalui suatu benda perantara). Pada tingkatan yang tinggi, penguasaan tenaga dalam yang tinggi, tenaga dalam ini dapat juga digunakan untuk menyerang dengan cara energinya dirambatkan, dengan cara menepuk atau menyentuhkan tangan atau bagian tubuh lain kepada lawannya, tidak dipukulkan, dan dapat dibentuk menjadi energi untuk melumpuhkan, merusak organ tubuh bagian dalam, meremukkan tulang dan daging, membuat kaku tak dapat bergerak, dsb, hanya dengan bersentuhan saja atau bersentuhan dengan benda perantara. 2. Tenaga Dalam Murni Bila olah nafas yang dilakukan adalah olah pernafasan murni, yang pengolahan pernafasannya dilakukan secara khusus dan tidak menjadi bagian dari olah gerak kanuragan, maka kekuatan energi yang dihasilkan adalah apa yang disebut sebagai tenaga dalam murni. Dalam olah nafas ini juga ada gerakan, tetapi gerakan ini khusus merupakan bagian dari olah nafas, bukan bagian dari olah fisik / kanuragan. Cakra energi yang digerakkan terutama adalah cakra-cakra yang berada di bawah pusar (pernafasan perut bawah). Walaupun teknik gerakannya juga melingkupi cakra di bawah pusar sampai ke kepala, tetapi hasil pengembangan energi cakra di leher dan di kepala hanya sedikit saja bila dibangun dengan olah nafas. Olah nafas untuk tenaga dalam murni biasanya ditujukan bukan untuk secara langsung membangun kekuatan kanuragan, tetapi biasanya secara khusus ditujukan untuk membuka dan mengolah cakra-cakra energi tubuh, atau untuk kemudian dikonversi untuk menambah kekuatan tenaga dalam. Jenis tenaga dalam ini seringkali disebut sebagai tenaga lembut. Energi / kekuatan tenaga dalam murni tidak hanya mengalir di dalam tubuh orang yang bersangkutan, tetapi juga memancar keluar tubuh. Energi ini bisa memancar / dialirkan keluar tubuh kepada objek tertentu pada jarak tertentu dari tubuh, sehingga tidak harus ada persentuhan langsung antara fisik seseorang dengan objek sasaran dan tidak memerlukan suatu benda perantara. Karena sifatnya yang bisa memancar keluar tubuh, maka kekuatan energinya bisa digunakan untuk pukulan jarak jauh, pengisian dan transfer energi, pagaran energi atau pengobatan jarak jauh. Berbeda dengan energi tenaga dalam kanuragan yang menyatu dengan tubuh manusia dan hanya dapat disalurkan keluar tubuh dengan cara dirambatkan, energi tenaga dalam murni dapat memancar keluar tubuh, bahkan bisa digunakan untuk mengobati orang secara jarak jauh dengan energinya atau bahkan memukul / mementalkan orang lain dari jarak jauh. Tenaga dalam murni ini biasanya digunakan untuk vitalitas, kesehatan diri dan pengobatan. Bisa juga untuk membangun pagaran energi untuk melindungi diri dari serangan mahluk halus dan orang jahat. Energi ini juga dapat digunakan untuk keperluan gaib, misalnya untuk mengusir, memukul atau menangkap mahluk halus tertentu yang mengganggu. Namun mahluk halus yang terpengaruh oleh jenis energi ini biasanya terbatas pada jenis mahluk halus kelas bawah saja, biasanya mahluk halus kelas atas tidak terpengaruh oleh energi ini. Tenaga dalam murni dihasilkan oleh cakra-cakra tubuh di bawah pusar, yaitu cakra-cakra di antara pusar dan tulang ekor. Cakra-cakra tersebut adalah cakra-cakra energi dasar manusia dan cadangan energi yang tersedia untuk diolah besar sekali sampai sering disebut lautan energi dan jauh lebih banyak dibandingkan yang bisa dihasilkan dalam olah tenaga dalam kanuragan. Karakteristik Energi Tenaga Dalam Pada jaman dulu, pengolahan tenaga dalam murni dilakukan setelah seseorang matang / mahir dengan permainan jurus dan olah kanuragan. Pengolahan tenaga dalam murni dengan cara olah nafas dan meditasi dilakukan sebagai tahapan selanjutnya untuk meningkatkan kekuatan dan kesaktian kanuragan atau untuk menambah kekuatan tenaga dalam (tenaga dalam murni yang dihasilkan dikombinasikan / digabungkan dengan tenaga dalam kanuragan yang sudah dimiliki, sehingga kesaktian kanuragannya menjadi bertambah tinggi). Dalam olah nafas untuk kanuragan sebenarnya juga dihasilkan tenaga dalam murni. Namun biasanya tenaga dalam murni yang dihasilkan sudah habis dikonversi menjadi tenaga dalam untuk kanuragan. Bila seseorang dapat memadukan kekuatan tenaga dalam kanuragan dengan tenaga dalam murni, maka kekuatan yang dihasilkannya akan luar biasa, tetapi itu berarti orang tersebut harus melatih ke 2 jenis olah pernafasan ini. Olah tenaga dalam kanuragan bisa dipelajari misalnya melalui perguruan silat Merpati Putih. Olah tenaga dalam murni bisa dipelajari misalnya melalui perguruan pernafasan Panca Daya dan Satria Nusantara. Ada beberapa perguruan tenaga dalam yang mengolah kedua jenis pernafasan ini. Dalam latihannya mereka mengolah pernafasan murni, tetapi dalam penerapannya juga dilakukan seperti penggunaan tenaga dalam kanuragan, seperti untuk ketahanan tubuh, kekuatan pukulan mematahkan besi, dsb. Ada juga perguruan tenaga dalam yang mengolah kedua jenis pernafasan ini yang dikombinasikan dengan ilmu gaib untuk kesaktian. Biasanya hasilnya lebih kuat dibandingkan pelatihan yang tidak menggunakan amalan gaib, tetapi seringkali kekuatan asli tenaga dalam orang yang bersangkutan tidak seberapa, yang lebih kuat adalah sugesti amalan gaibnya. Masing-masing jenis tenaga dalam, yaitu tenaga dalam kanuragan dan tenaga dalam murni, mempunyai sifat sendiri-sendiri dan jenis penggunaannya juga sendiri-sendiri. Penggunaan tenaga dalam kanuragan biasanya untuk kekuatan, kekerasan dan kesaktian kanuragan, sehingga seringkali disebut tenaga keras. Misalnya, dengan memusatkan kekuatan di tangan, tenaga dalam kanuragan digunakan untuk memecahkan batu, mematahkan kayu atau besi. Tetapi tenaga dalam kanuragan juga dapat digunakan untuk melatih meringankan tubuh atau untuk kecepatan gerak. Pada tingkatan yang tinggi seseorang juga dapat membunuh atau melumpuhkan orang lain hanya dengan menyentuhnya (merambatkan energinya untuk membunuh atau melumpuhkan). Pengolahan tenaga dalam murni biasanya ditujukan untuk mengoptimalkan potensi energi yang dihasilkan oleh tubuh, yaitu dengan membuka cakra-cakra energi di seluruh tubuh dan mengolah energi yang dihasilkan oleh masing-masing cakra tersebut. Jenis tenaga dalam ini seringkali disebut sebagai tenaga lembut, karena sifatnya yang bisa dibentuk menjadi berbagai macam tujuan penggunaan energi sesuai tingkat penguasaan penggunanya. Seseorang yang mahir dalam penguasaan tenaga dalam murni akan memiliki kelebihan dalam pemanfaatannya dibandingkan dengan pemanfaatan tenaga dalam kanuragan. Selain bisa juga dikonsentrasikan untuk menjadi tenaga keras, yaitu untuk melakukan perbuatan-perbuatan seperti dalam penggunaan tenaga dalam kanuragan, bisa juga dikonsentrasikan untuk dijadikan pukulan lembut (pukulan yang menyerang bagian dalam tubuh lawan). Sifat-sifat dasar tenaga dalam murni yang memancar keluar tubuh juga dapat digunakan untuk membuat pagaran energi, sehingga tidak dapat diserang oleh orang lain dengan tenaga dalam kanuragan, juga dapat digunakan untuk melakukan pukulan jarak jauh. Seseorang yang mahir dalam penguasaan tenaga dalam murni juga dapat mengkonsentrasikan energinya untuk diubah menjadi tenaga dingin atau panas. Tenaga dingin dapat digunakan untuk pukulan dingin yang membekukan jantung, peredaran darah dan sistem saraf, atau membekukan tenaga dalam lawan, atau dijadikan pagaran energi yang dapat membekukan peredaran darah dan tenaga dalam lawan yang menyentuhnya. Tenaga panas dapat dijadikan pukulan panas atau pagaran energi yang dirasakan panas oleh orang lain (braja geni). Dengan pukulan panas, objek yang dipukul dapat pecah berantakan dan gosong. Biasanya dilatih dengan memukul pohon pisang. Pohon pisang yang dipukul, keesokan harinya akan mati layu dan tampak ada bagian yang gosong terkena pukulan. Tetapi jenis pukulan ini akan terbatas manfaatnya bila lawannya memiliki kekebalan (ilmu kebal atau jimat kebal) atau perisai pagaran energi yang kuat. Pada tingkatan yang lebih tinggi, pukulan panas dapat dikonsentrasikan menjadi ilmu pukulan braja musti. ilmu pukulan braja musti adalah juga jenis pukulan panas, tetapi ditujukan untuk menyerang bagian dalam tubuh lawan. Sebuah objek yang dipukul dengan ilmu pukulan ini mungkin tetap utuh bagian luarnya, tetapi hancur dan gosong terbakar bagian dalamnya. Tergantung pada tingkatan penggunanya, dengan ilmu ini pagaran atau kekebalan lawan akan dapat ditembus dan objek sasaran yang dipukul dapat kelihatan utuh bagian luarnya, tetapi hancur dan gosong bagian dalamnya. Ilmu pukulan ini dilatih dengan memukul buah kelapa utuh. Tanda keberhasilannya adalah bila setelah dipukul dengan pukulan braja musti ini, buah kelapanya bisa pecah atau bisa juga tetap utuh, bagian luarnya tidak gosong tetapi bagian dalamnya yang gosong. Itulah bedanya ilmu braja musti dengan braja geni. Semua penggunaan tenaga dalam kanuragan dan tenaga dalam murni akan menjadi berlipat-lipat kekuatannya bila dilambari dengan ajian-ajian kesaktian atau amalan ilmu gaib dan ilmu khodam. 3. Hawa Murni Khusus untuk cakra energi tubuh yang berada di ujung tulang belakang (tulang ekor), secara alami energi yang dihasilkannya adalah apa yang disebut hawa murni. Hawa murni adalah pemicu munculnya tenaga dalam murni dan tenaga dalam kanuragan. Hawa murni terkait erat dengan aktivitas sukma manusia, menjadi penunjang energi kehidupan tubuh manusia. Seringkali orang tidak dapat membedakan istilah tenaga dalam murni dengan hawa murni, sehingga sering disebut sama, padahal berbeda. Cakra energi sebagai sumber tenaganya pun berbeda. Tenaga dalam murni dihasilkan oleh cakra-cakra tubuh di antara pusar dan tulang ekor. Itulah yang dihasilkan dalam olah nafas tenaga dalam yang penekanannya pada pernafasan perut bagian bawah. Sedangkan hawa murni dihasilkan oleh tulang belakang (sumsum tulang belakang) dan mengalir keluar melalui ujung tulang belakang (tulang ekor) atau melalui saluran di pangkal tengkorak (tulang leher bagian atas) menuju ke otak. Biasanya hawa murni dikembangkan dengan cara meditasi, seperti dalam meditasi pembangkitan energi kundalini. Secara alami energi hawa murni ini mengalir keluar ketika seseorang menguap (seperti menguap mengantuk). Energi hawa murni keluar dari tulang punggung mengalir ke atas, melewati tulang leher dan pangkal tengkorak menuju ke otak. Kemudian energi ini merangsang saraf-saraf / cakra-cakra di leher dan kepala, otot-otot dan urat saraf mengejang dan manusia menguap. Jika hawa murni mengalir keluar melalui ujung tulang ekor dan merangsang cakra-cakra di sekitar bawah perut, maka yang mengejang adalah otot-otot di bagian kaki dan perut. Atau bila yang mengejang adalah otot-otot di perut, tangan dan dada, maka hawa murni itu mengalir keluar dan merangsang cakra-cakra di sekitar dada. Bila seseorang kehabisan tenaga dalam murni atau tenaga dalam kanuragan, maka hawa murni ini akan bergerak untuk mengisi kekosongan energi. Atau bila seseorang kehabisan daya tenaga untuk bertahan hidup, misalnya dalam kondisi kedinginan yang parah, maka energi ini akan mengalir dengan sendirinya untuk memberikan kehangatan (kecuali bila orang tersebut berusaha melawan hawa dingin tersebut, maka aliran energi ini akan terhambat dan akibatnya orang tersebut akan menggigil kedinginan). Begitu juga yang terjadi pada orang-orang yang kelelahan, energi ini akan mengalir dengan sendirinya untuk memulihkan tenaga. Bila anda menggigil kedinginan, berarti energi dan kekuatan tubuh anda dalam kondisi tidak mampu melawan hawa dingin yang anda alami. Cobalah untuk menenangkan batin anda. Sambil menahan dan menekan nafas di perut bagian bawah, cobalah untuk mengiklaskan bahwa anda memang harus mengalami kedinginan, mudah-mudahan kemudian akan ada aliran-aliran energi (hawa murni) yang kemudian membuat anda tidak menggigil lagi. Anda masih tetap kedinginan, tetapi anda tidak menggigil lagi. Setelah tidak menggigil lagi, teruskan menahan nafas dan tekan di perut bagian bawah, cobalah dengan beberapa gerakan tangan sambil tetap menekan nafas, anda alirkan energi ke seluruh tubuh supaya tubuh anda tidak kedinginan lagi, tujuannya adalah untuk membangkitkan dan menyalurkan hawa hangat yang berasal dari energi cakra di ujung tulang belakang, pusar dan dada. Begitu juga bila anda kehujanan. Bila memang anda harus basah kehujanan, maka cobalah mengiklaskan bahwa anda memang harus basah kehujanan. Sesudah itu mandilah dengan air hangat. Biasanya tubuh anda akan tetap sehat dan hangat. Lain halnya bila anda basah kehujanan tetapi anda tidak iklas basah kehujanan, biasanya anda kemudian akan mengalami sakit masuk angin, demam atau flu. Saat seseorang tidur dalam cuaca dingin (atau tinggal di dataran tinggi), secara alami hawa murni akan bekerja menghangatkan tubuhnya. Itulah sebabnya orang yang tidur dalam cuaca yang dingin, setelah bangun tidur tubuhnya akan terasa lebih hangat dan lebih segar (kecuali bila orang tersebut kedinginan). Orang yang tinggal di tempat yang bersuhu dingin biasanya memiliki vitalitas tubuh yang lebih baik dibandingkan orang yang tinggal di cuaca yang panas. Hawa murni menjadi penunjang energi kehidupan tubuh manusia. Energinya mengisi energi kehidupan organ-organ, pembuluh darah, urat saraf dan semua sel-sel tubuh manusia dan menunjang proses metabolisme tubuh. Aktivitas energi hawa murni terkait erat dengan roh / sukma manusia. Karena itu orang yang sedang merogoh sukma tidak boleh terlalu lama sukmanya berada di luar tubuh manusia. Jangan sampai kemudian ketika sukmanya kembali, tubuhnya telah mati. Begitu juga terjadi pada orang yang pingsan tak sadarkan diri, atau sedang koma, aktivitas energi hawa murni ini akan melemah. Aktivitas energi hawa murni ini akan kuat pada orang-orang yang hidupnya bersemangat, sehingga tubuhnya lebih segar berenergi tidak cepat lelah dan lebih tahan terhadap penyakit. Itulah pentingnya menumbuhkan sugesti positif kesembuhan pada orang yang sedang sakit, supaya tubuhnya tetap menghasilkan energi positif untuk menunjang kesembuhannya, energi positif yang mengisi sel-sel tubuhnya untuk kelangsungan metabolismenya membangun sel-sel tubuh yang sehat dan menyingkirkan energi negatif penyakitnya. Kadangkala terjadi keajaiban, seseorang yang berniat untuk datang berobat kepada seorang dokter atau 'orang pinter' dan merasa yakin oleh orang tersebut sakitnya pasti sembuh, maka sekalipun belum bertemu dengan dokter atau 'orang pinter' tersebut, tetapi orang tersebut sudah merasa tubuhnya telah sehat, sudah merasa ringan, rasa sakitnya sudah hilang atau berkurang. Terjadi demikian karena sukmanya mengsugesti kesembuhan, menyingkirkan energi negatif penyakit dalam dirinya. Sekalipun kemudian orang tersebut tidak jadi bertemu dengan dokter atau 'orang pinter' tersebut, tetapi sakitnya akan berangsur-angsur sembuh dengan sendirinya, atau sekalipun masih sakit, tetapi sakitnya tidak bertambah parah. Kejadian di atas terjadi pada orang-orang yang mengsugesti dirinya bahwa sakit-penyakitnya pasti sembuh oleh dokter atau 'orang pinter' tersebut. Berbeda halnya pada orang-orang yang mengsugesti dirinya bahwa sakitnya hanya akan sembuh setelah bertemu dengan dokter atau 'orang pinter' tersebut, sugesti kesembuhannya hanya akan terjadi setelah bertemu dengan dokter atau 'orang pinter' tersebut. Jika kemudian orang tersebut tidak jadi bertemu dengan dokter atau 'orang pinter' tersebut, maka sakitnya tidak akan berangsur-angsur sembuh dengan sendirinya, mungkin juga sakitnya akan bertambah parah. Begitu juga akan terjadi pada orang-orang yang pasrah kepada dokternya, sakitnya akan lama sembuhnya, apalagi kalau tidak percaya pada dokternya, atau merasa tidak ada orang yang dapat menolongnya. Begitu juga akan terjadi pada orang-orang yang merasa hanya akan sembuh setelah meminum obat-obatan dari dokternya, sakitnya akan lama sembuhnya, seringkali juga sakitnya tidak sembuh-sembuh walaupun obat-obatan sudah habis diminum semua. Si sakit sendiri harus bersikap positif. Jangan bersugesti negatif, jangan menganggap sakitnya tidak ada yang bisa menyembuhkan, atau menganggap dokter atau 'orang pinter' yang sedang mengobatinya tidak akan mampu menyembuhkannya. Dengan bersikap begitu dia membangun energi negatif di dalam dirinya, melemahkan semangat juang tubuhnya untuk sembuh dan melemahkan energi penyembuhan dalam dirinya. Atau sekalipun dia sudah sembuh dari sakitnya, dia akan tetap merasa masih sakit, tidak merasa sudah sembuh, tidak tahu bahwa sakitnya sudah sembuh oleh dokter atau 'orang pinter' tersebut, dan pasti juga tidak akan berterima kasih, apalagi bersyukur. Karakteristik dan Kegaiban Energi Ilmu tenaga dalam dapat juga dikatakan sejenis dengan ilmu gaib. Dikatakan demikian karena energinya tidak tampak mata dan secara akal pikiran awam tidak mungkin manusia dengan kekuatannya sendiri dapat mematahkan kayu, besi, memecahkan batu dsb. Lebih keras mana, kayu, batu dan besi dengan tangan manusia ? Seharusnyalah tangan manusia itu yang remuk. Tetapi ternyata tidaklah demikian kejadiannya. Malahan kayu atau besinya yang patah. Batunya yang remuk. Juga mereka yang mengolah tenaga dalam murni dapat mementalkan orang lain. Banyak orang yang berpendapat itu hanyalah tipuan. Mungkin ada juga orang yang memang berniat menipu. Tapi sebaiknya kita coba dulu ikut pelatihannya, barulah nanti kita dapat dengan valid memberikan pendapat apakah kejadian itu benar atau hanyalah tipuan belaka. (Ada juga sejenis ilmu gaib yang mementalkan orang atau mengendalikan gerakan tubuh orang lain, biasa disebut Ilmu Kontak). Sebenarnya tenaga dalam, tenaga dalam murni dan hawa murni dihasilkan oleh semua cakra di tubuh manusia, tetapi yang terkait dengan keilmuan tenaga dalam, yang disebutkan hanyalah energi yang dihasilkan oleh cakra-cakra tertentu saja yang menjadi obyek pelatihan tenaga dalam. Hawa murni, tenaga dalam dan tenaga dalam murni bersumber dari tubuh manusia itu sendiri yang dalam kehidupan sehari-hari tidak muncul, atau bahkan tidak disadari keberadaannya. Ini juga adalah suatu kegaiban, kegaiban yang berasal dari dalam diri manusia sendiri. Kegaiban (daya gaib - potensi diri) ini baru akan terbentuk menjadi sesuatu yang berarti setelah diolah secara khusus, misalnya dibangun dengan olah pernafasan. Energi yang dihasilkan tubuh manusia dengan sebutan hawa murni, tenaga dalam, tenaga dalam murni, tenaga dasar, kundalini, prana, dsb, adalah kegaiban dari dalam diri manusia, berupa kekuatan energi yang besar sekali, yang dihasilkan oleh cakra-cakra energi di tubuh manusia. Cakra-cakra energi di tubuh manusia adalah pusat-pusat saraf, yang bila diolah secara khusus dapat membangkitkan kekuatan energi yang luar biasa dalam kehidupan manusia. Ada banyak sekali cakra-cakra energi di tubuh manusia, tetapi yang diolah dalam pengolahan energi biasanya adalah cakra-cakra energi yang utama saja sesuai tujuan pengolahannya. Energi tersebut masing-masing memiliki sifat sendiri-sendiri sesuai namanya masing-masing, karena dibangkitkan dan diolah dengan cara yang berbeda-beda. Walaupun cakra-cakra energi tubuh belum pernah dibuka dan energinya belum pernah dibangkitkan / diolah, tetapi sebenarnya cakra-cakra tersebut tidak benar-benar tertutup, energinya tetap mengalir keluar sesuai kebutuhan dalam keseharian manusia, tetapi dengan telah terbukanya cakra-cakra energi tersebut energinya dapat lebih lancar mengalir. Dalam hal ini ada perbedaan sifat dan perilaku dari cakra-cakra energi yang telah terbuka. Jika cakra-cakra itu terbuka dengan sendirinya, misalnya dengan mengikuti pelatihan olah pernafasan tenaga dalam, selanjutnya cakra-cakra itu akan bergerak secara otomatis membuka atau menutup aliran energi sesuai kegiatan si manusia. Jika tidak sedang digunakan, maka bukaan cakra-cakra itu akan mengecil dengan sendirinya menyetabilkan aliran energi. Jika cakra-cakra itu tidak terbuka dengan sendirinya, misalnya dibuka oleh orang lain atau dibuka sendiri dengan memaksakan memasukkan energi dari luar (misalnya dengan cara meditasi pembukaan cakra dan pembangkitan energi kundalini), cakra-cakra itu lebih kaku, tidak akan bergerak secara otomatis membuka atau menutup aliran energi sesuai kegiatan si manusia. Jika si manusia belum bisa "mem-filter" (menyaring) aliran energi, dengan telah terbukanya cakra-cakra tersebut justru akan memudahkan menyerap energi-energi yang negatif atau memudahkan energi-energi lain yang tidak jelas juntrungannya untuk masuk ke dalam tubuh manusia. Seseorang yang ingin memiliki kemampuan tertentu yang terkait dengan pembukaan cakra-cakra energi tersebut harus datang ke tempat-tempat membuka dan mengolah cakra yang sesuai dengan tujuan niatnya, karena masing-masing cakra tubuh harus dibuka dan diolah dengan cara / sugesti sendiri-sendiri sesuai masing-masing tujuannya. - Untuk pengolahan energi, maka sugesti membuka dan mengolahnya haruslah untuk tujuan pengolahan energi. - Untuk melihat gaib, maka sugesti membuka dan mengolahnya haruslah untuk kemampuan melihat gaib. - Untuk olah spiritual, maka sugesti membuka dan mengolahnya haruslah untuk olah spiritual. Orang-orang yang ikut pelatihan tenaga dalam di dalam perguruan tenaga dalam, biasanya cakra-cakra energinya telah terbuka (walaupun pembukaan cakranya tidak maksimal karena biasanya tidak secara khusus dibuka) dan energinya juga telah dibangkitkan dan diolah, sehingga sering disebut telah memiliki tenaga dalam. Tetapi walaupun cakra-cakra tubuhnya telah terbuka, termasuk cakra-cakra di leher, di dahi atau yang di ubun-ubun, tidak berarti mereka langsung bisa melihat alam gaib dan bisa melihat sosok-sosok mahluk gaib. Kemampuan melihat gaib tidak begitu saja secara otomatis terjadi pada orang-orang yang telah terbuka cakra energi mata ketiganya, misalnya yang dibuka dengan olah tenaga dalam / prana atau kundalini. Cakra-cakra energi tubuh yang dibuka untuk tujuan pengolahan energi tubuh tidak langsung berhubungan dengan alam gaib dan kegaiban. Untuk keperluan melihat gaib, maka cakra-cakra tersebut harus dibuka khusus untuk tujuan kegaiban, bukan untuk tujuan pengolahan energi tubuh. Kepekaan dan kekuatan rasa dan batin adalah dasar dari kebatinan dan kekuatan batin / spiritual. Kekuatan yang dibangun dalam olah rasa dan olah batin adalah kekuatan rasa dan kekuatan batin (bersifat gaib), dihasilkan oleh cakra tubuh di bagian dada. Tetapi pembukaan cakra energi di dada tidak ditujukan untuk yang bersifat gaib, biasanya untuk tujuan kanuragan, begitu juga dengan pengolahannya. Untuk tujuan kebatinan dan kegaiban, cakra energi di dada tidak diolah dengan teknik pernafasan, tetapi dengan cara olah rasa dan kebatinan, karena berhubungan dengan kegaiban sukma manusia, dan kekuatan rasa dan batin yang terjadi adalah berasal dari kekuatan sukmanya ditambah energi dari cakra tubuhnya, jadi tidak semata-mata hanya energi tubuh dari cakra tersebut. Dalam proses pembelajaran meditasi kundalini diajarkan cara membuka cakra-cakra tubuh, dari cakra yang paling dasar sampai cakra mahkota. Tujuan utama pembukaan cakra-cakra tersebut adalah untuk mengolah energi yang dihasilkan oleh cakra-cakra tersebut untuk dapat digunakan untuk kesehatan dan vitalitas, juga untuk menambah kekuatan tenaga dalam, kesaktian gaib dan olah spiritual. Pembukaan cakra-cakra tersebut tidak dikhususkan untuk melihat gaib, dan dengan telah terbukanya cakra mahkota tidak berarti seseorang langsung dapat melihat gaib, atau mengetahui seluk-beluk alam dunia spiritual, karena pengetahuan spiritual harus dipelajari sendiri berdasarkan proses “pencarian spiritual”, tetapi dengan telah terbukanya cakra-cakra tersebut akan mempermudah usaha pembelajaran seseorang. Di banyak tempat, umumnya energi-energi tersebut dibangkitkan dan diolah dengan cara olah pernafasan, karena berhubungan dengan olah kanuragan dan kesaktian / kekuatan. Tetapi di India, kundalini biasanya dihasilkan dengan cara meditasi (olah pikiran / sugesti) dan yoga untuk menarik / menggerakkan urat saraf. Cara-cara meditasi juga banyak dilakukan di Indonesia, terutama disertai dengan bacaan amalan, zikir dan wirid. Cara-cara di atas masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Yang terlebih harus diperhatikan adalah faktor resiko dari cara apapun yang dilakukan, dan setelah energi tersebut terbangkitkan, harus dapat dikendalikan dengan semestinya. Energi yang dibangkitkan dengan cara olah pernafasan biasanya dapat dikendalikan dengan relatif lebih mudah, karena proses latihannya memang ditujukan untuk membangun dan mengendalikan energi. Seandainya pun terjadi kesalahan dalam proses latihannya, penyembuhannya relatif lebih mudah dibanding olah energi dengan cara selain olah pernafasan. Tetapi secara fisik ada juga resikonya. Terlalu memforsir pernafasan dada dapat menyebabkan pembengkakan jantung dan radang hati / liver, terutama untuk yang baru ikut pelatihannya (pemula), tetapi bisa juga terjadi pada yang sudah senior, yang menggebu-gebu hasratnya akan kesaktian kanuragan. Pernafasan perut bawah juga dapat menyebabkan usus turun atau perut kendor. Pembangkitan energi dengan cara rutin membaca amalan, zikir dan wirid, biasanya akan juga membentuk batin yang kuat. Dengan cara ini juga bisa ditingkatkan menjadi ilmu gaib dan ilmu khodam (walaupun seringkali tidak disengaja dan tidak diketahui terjadinya). Tetapi cara ini juga mempunyai efek samping, yaitu dapat menyebabkan kepala terasa penuh / penat karena terjadi pemusatan energi di kepala dan bagian tubuh lain kekurangan energi (yang dapat berujung pada lemah atau sakit organ tubuh bagian dalam). Efek samping lainnya adalah secara psikologis, yaitu dapat meninggikan rasa ego manusia, ke-aku-an dan cinta diri, yang bisa mengarah pada pemikiran merasa dirinya paling benar, paling tahu, paling ..... , dsb. Biasanya orang itu sendiri tidak menyadarinya, orang lain yang menilai. Resiko lainnya adalah jika ada sesosok gaib berwatak jelek yang datang menjadi khodamnya, seringkali menyebabkan kemampuan ilmunya bagus, tetapi berpengaruh negatif terhadap kehidupan sosial, ekonomi dan rumah tangganya. Dengan metode meditasi kundalini, manusia membangkitkan energi, mengatur dan menggerakkan energi tubuhnya dengan batin / pikiran (bermain sugesti).

Orang yang tekun mengikuti pelatihan ini biasanya secara psikologis akan lebih tenang berpikirnya dan lebih kalem sikap perilakunya. Tetapi energi yang dibangkitkan dengan cara olah pikiran / sugesti / meditasi akan lebih sulit untuk dikendalikan, karena orang tersebut sejak awal tidak diajar untuk mengendalikan alam bawah sadar. Pada saat kita tidur, tidak sadar, ditambah suasana alam bawah sadar yang diluar kontrol kita (alam mimpi), membuat energi tersebut dapat bergerak sendiri, mengikuti suasana alam bawah sadar, bergerak liar mencari jalan sendiri. Energinya dapat bergerak sesuai jalur, dapat juga berbalik arus, dapat juga saling bertabrakan, atau menumpuk di satu tempat. Energi yang seharusnya terpusat di cakranya masing-masing, dapat berpindah dan menumpuk di kepala (menyebabkan kepala penat, otak sakit dan panas serasa terbakar), masuk ke jalur yang salah di tulang belakang (menyebabkan rasa terbakar dan sakit di tulang belakang dan dapat menyebabkan kelumpuhan), dsb. Dalam kondisi normal, dengan metode meditasi manusia mengatur dan menggerakkan energi tubuhnya. Tetapi ketika kondisi abnormal itu terjadi, manusia sudah tidak dapat berpikir normal, tidak bisa mengendalikan energi dan rasa sakit yang dialaminya. Resiko yang dialami manusia bukan hanya secara fisik, tetapi jiwanya juga dapat terganggu. Termasuk bila energi tersebut membuka cakra-cakra / simpul saraf yang berhubungan dengan kemampuan melihat gaib, sedangkan si manusia tersebut secara psikologis belum siap untuk melihat gaib. Banyak orang tertarik belajar pembangkitan energi karena adanya harapan yang ditawarkan dalam program pelatihannya. Keinginan segera mencapai hasil seringkali menyebabkan orang mengabaikan tahapan prosesnya dengan benar. Banyak orang merasa yakin bahwa dia sudah siap memperoleh pelajaran yang tinggi tanpa dengan sabar dan tekun belajar melalui tahapan urutan tingkat dasar dan pembentukan psikologis. Kurang bijaksana kalau seseorang mengira bahwa ia sanggup menghadapi kekuatan yang mungkin timbul dalam dirinya, sedangkan dia sendiri belum mengetahui resikonya. Hendaknya orang jangan mencoba membangkitkan kundalini tanpa bimbingan seorang guru yang benar mengerti persoalannya, karena bahaya yang ditimbulkan akibat pembangkitan yang salah sangat serius. Bahaya itu bukan hanya yang murni bersifat fisik, tetapi juga batin/ jiwa. Kita dapat temukan banyak tulisan atau ajaran melalui buku atau artikel, mengenai pembangkitan kundalini dengan cepat tanpa memperhatikan aspek lain yang sebenarnya sangat menentukan, yaitu pembentukan / kesiapan psikologis dan spiritual. Tanpa itu pembangkitan kundalini akan berubah menjadi petaka bagi pelakunya. Apalagi dilakukan tanpa bimbingan guru sejati yang mengajarkan tahap demi tahap proses pembelajarannya. Ditambah lagi penulisnya tidak menguasai pengetahuannya dengan benar, hanya meramu teknik dari berbagai ajaran dan buku. Inilah yang kemudian menyebabkan berbagai sindrom kundalini. (Berbagai penjelasan mengenai resiko dalam pembangkitan kundalini dapat dicari di internet dengan tema kundalini syndrome ). Untuk orang-orang yang mengalami kejadian sindrom kundalini bisa dicoba penyembuhannya dengan mengikuti pelatihan olah pernafasan tenaga dalam murni, untuk menyelaraskan kembali energi-energi tubuhnya. Pada masa sekarang, metode meditasi dan bacaan mantra / amalan dibuat sesederhana mungkin sesuai kebutuhan manusia pada jaman sekarang, sehingga tidak banyak yang menyadari bahwa tahapan meditasi dan bacaan amalan sebenarnya dulu pada saat manusia hidup di jaman kesaktian, merupakan pelajaran tingkat tinggi, bukan untuk orang yang baru belajar.

Orang yang telah menekuni dan melewati masa-masa pelatihan olah kanuragan, untuk tingkatan selanjutnya akan mulai banyak melakukan laku prihatin, tirakat, puasa, semedi, meditasi dan tapa brata, untuk memperdalam dan meningkatkan kekuatan keilmuannya. Karena itu Penulis tidak dapat mengerti mengapa seseorang yang merasa memiliki suatu keilmuan, kemudian dengan mudahnya memberikan kursus program ilmu tingkat tinggi tanpa seseorang harus melalui tahap dasar terlebih dahulu dan melalui pembentukan psikologis dan budi pekerti terlebih dahulu, sehingga kemudian banyak muncul orang-orang yang menyombongkan keilmuannya, menjual keilmuannya, dan banyak keilmuan yang menjadi bahan kesombongan dan bahkan menjadi alat kejahatan. Ditambah lagi adanya efek-efek negatif dan sindrom-sindrom yang mungkin gurunya sendiri pun tidak mampu menyembuhkannya. Keilmuan dari negeri Cina (dan yang berlatar belakang agama Budha) dapat dijadikan contoh keilmuan pengolahan tenaga dalam dengan cara olah pernafasan dan meditasi, dan keilmuan dari negeri India dapat dijadikan contoh keilmuan pengolahan tenaga dalam dengan cara meditasi dan tapa brata. Tips Untuk Penggunaan Tenaga Dalam Murni Masing-masing jenis keilmuan di atas semuanya bagus sesuai karakteristik dan tujuannya masing-masing dan tidak ada satu pun yang dapat sempurna menggantikan yang lain, tergantung tingkat penguasaan dan kemahiran para pelakunya, jadi tidak perlu diunggul-unggulkan mana yang lebih bagus. Dan kalau kita mempelajari salah satunya, sebaiknya fokus sesuai ilmunya masing-masing. Jangan dibanding-bandingkan atau dicampurkan dengan yang lain, nanti ilmunya malah ngambang, tidak mendalam. Tetapi kalau sudah menguasai bidang keilmuannya dan mengerti intisarinya, antar sifat keilmuan dapat dikombinasikan, sehingga hasilnya akan lebih baik daripada bila hanya sendiri-sendiri, keilmuan yang satu akan melengkapi / menambah kekuatan ilmu yang lain (bukan saling menggantikan). Latihan olah nafas segitiga adalah teknik dasar dan umum untuk membangkitkan dan menghimpun tenaga dalam. Gerakan-gerakan dalam olah pernafasan murni juga bertujuan untuk membuka cakra-cakra tubuh. Hasil pembukaan cakra tubuh dan energi yang dihasilkannya sesuai dengan cara dan tujuan latihannya. Jadi tidak semuanya berhubungan dengan gaib.

Olah pernafasan murni yang menghasilkan energi tenaga dalam murni baik sekali untuk kehidupan sehari-hari. Kelemahan metode pelatihan tenaga dalam murni adalah pada gerakan latihannya yang seperti senam pernafasan dan membosankan, dan kurangnya pembelajaran pemahaman dan teknik penguasaan energi dan kurangnya pengetahuan dalam penggunaannya menyebabkan pelatihan energi ini seringkali dianggap tidak penting dan tidak menarik untuk ditekuni. Pada jaman dulu pelatihan tenaga dalam murni merupakan pelajaran tingkat lanjut setelah seseorang menguasai / mahir dengan olah jurus / gerak dan tenaga dalam kanuragan, ditekuni selain dengan olah nafas, juga dengan laku puasa, meditasi dan tapa brata. Pelatihan tenaga dalam murni digunakan untuk menambah kekuatan tenaga dalam kanuragan (dan melipatgandakannya), untuk menciptakan aji-aji kesaktian dan untuk mengatasi / menangkal serangan tenaga dalam kanuragan. Karena itu mereka menguasai betul penggunaan tenaga dalam murni. Tulisan mengenai sejarah tenaga dalam murni dan kritik terhadap praktek perguruan tenaga dalam murni di Indonesia dapat dibaca di : http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_tenaga_dalam. Selain yang sudah dituliskan di atas, energi tenaga dalam murni akan bermanfaat sekali kalau kita bisa mengerti dan menghayati sifat-sifat energi, yang bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan, transfer energi atau membuat mental orang. Bagi orang-orang yang sudah menekuni pelatihan tenaga dalam murni sebaiknya dicoba melatih sugesti untuk membentuk tenaga dalam murninya menjadi lebih keras dan padat / tajam. Diumpamakan yang sebelumnya tenaga dalam murninya hanya mengalir memancar keluar seperti hembusan angin, sekarang dilatih / disugesti menjadi lebih keras / padat, diibaratkan seperti air, lebih padat bertekanan.

Dengan demikian kondisinya akan menjadi lebih berkualitas dan akan lebih kuat tekanan energinya, lebih padat dan tidak mudah ditembus lawan jika dijadikan pagaran energi, lebih kuat energinya ketika digunakan menyerang / mendorong mementalkan orang, dan lebih tajam energinya ketika digunakan "menembak" atau menusuk atau menembus pagaran gaib, dsb. Bila tenaga dalam murni ini ingin digunakan untuk berinteraksi dengan sosok-sosok mahluk halus, untuk "bermain" di dunia alam gaib, maka selain melatih energinya supaya menjadi besar dan padat / tajam, diperlukan pengetahuan tersendiri mengenai sifat-sifat energi mahluk halus untuk membentuk energinya supaya dapat selaras dengan "frekwensi" energi mahluk halus. Untuk berinteraksi dengan roh-roh atau mahluk halus seharusnya yang digunakan adalah kekuatan energi yang bersifat roh / sukma, yaitu kekuatan energi dari kebatinan atau spiritual, bukan kekuatan energi tenaga dalam yang bersifat fisik manusia. Tetapi jika diinginkan menggunakan kekuatan tenaga dalam yang sudah dimiliki untuk berinteraksi dengan roh-roh halus bisa juga dilakukan, hanya saja kita perlu memodifikasinya sedikit supaya energinya dapat berinteraksi dengan energi mahluk halus. Untuk menjelaskan hal ini Penulis menggunakan istilah "frekwensi" energi. Masing-masing frekwensi energi tenaga dalam murni mempunyai kecocokan dengan situasi tertentu. - Frekwensi energi tenaga dalam murni yang rendah cocok digunakan untuk menyatukan energinya dengan tubuh manusia untuk digunakan mengobati, untuk kekuatan tubuh dan kekuatan pukulan dan dalam kekuatan tertentu energinya bisa dipadatkan menjadi seperti ilmu lembu sekilan atau untuk kekebalan tubuh, atau untuk mementalkan orang lain atau untuk mementalkan serangan tenaga dalam kanuragan. - Frekwensi energi mahluk halus lebih tinggi daripada frekwensi tenaga dalam murni yang biasa kita latih. Semakin tinggi kekuatan gaib mahluk halus, frekwensinya juga semakin tinggi dan semakin sulit dideteksi. Karena itu untuk keperluan berinteraksi dengan mahluk halus, maka frekwensi tenaga dalam murni ini harus dilatih secara khusus supaya frekwensinya menjadi lebih tinggi dan bisa sejalan dengan frekwensi energi mahluk halus, dilakukan dengan cara menerapkan olah rasa untuk bisa merasakan keberadaan energi mahluk halus dan untuk menyesuaikan frekwensinya dengan frekwensi energi mahluk halus dari yang tingkatannya rendah sampai yang kelas atas.

Caranya bisa dilakukan seperti dalam tulisan : Olah Rasa & Kebatinan. - Secara alami frekwensi energi dari kekuatan kebatinan dan spiritual yang adalah kekuatan sukma manusia sudah sesuai dengan frekwensi energi mahluk halus, sehingga bisa digunakan untuk peka rasa suasana gaib, mendeteksi, berinteraksi atau untuk menyerang mahluk halus dari yang kelasnya rendah sampai yang kelas atas. Dengan demikian akan lebih baik bila pelatihan frekwensi tenaga dalam murni ini dapat disatukan menjadi kekuatan kebatinan dan spiritual (dengan olah kebatinan), menyatu menjadi kekuatan sukma, supaya bisa sesuai frekwensinya dengan frekwensi energi mahluk halus. - Setelah dapat menyesuaikan frekwensi energinya dengan frekwensi energi mahluk halus, dapat merasakan persentuhan energinya dengan "energi-energi" lain, maka energi tenaga dalam ini selain dilatih frekwensinya, juga dilatih supaya besar, keras dan tajam pancarannya untuk bisa digunakan mendorong, menarik, mementalkan atau perbuatan lain yang sifatnya menundukkan atau menyerang mahluk halus atau untuk membuat pagaran gaib, atau untuk mengobati seseorang dari gangguan gaib seperti pelet, guna-guna, ketempelan gaib, kesambet dan teluh / santet. Tergantung besarnya kekuatan energi dan penghayatan penguasaan masing-masing orang, energi tenaga dalam murni (sifat lembut energi) dapat dibentuk / dikondisikan : Olah rasa untuk merasakan energi sendiri, juga untuk merasakan keberadaan "energi-energi" lain.

Kekuatan energi bukan hanya ditentukan oleh besarnya energi, tetapi juga kepadatan dan ketajaman energinya. Kepadatan dan besarnya energi bisa untuk menolak mahluk halus atau menghapus ilmu gaib seseorang. Ketajaman energi bisa untuk menyerang mahluk halus atau menembus benteng gaib seseorang. Mengenal sifat-sifat fisik mahluk kecil kuman (virus, bakteri dan amuba), untuk membersihkan keberadaan mereka atau memagari tubuh supaya mereka tidak dapat masuk ke dalam tubuh sendiri atau tubuh orang lain. Mengenal sifat-sifat energi negatif agar kita dapat membentuk energi positif untuk membersihkan energi negatif dari sakit / penyakit dan untuk menolak / mengusir mahluk halus golongan hitam dan yang berenergi negatif. Mengenal sifat-sifat keras energi, energi tenaga dalam murni dapat disatukan dengan kekuatan fisik, seperti untuk mengangkat beban berat atau untuk kekuatan pukulan atau kekuatan menahan pukulan. Misalnya, lakukan gerakan memukul dengan gerakan yang sangat lambat (slow motion). Selama melakukan itu otot tangan, perut dan dada dikeraskan. Menarik nafas, menekan dan menghembuskan nafas menyatu dengan gerakan tangan. Ketika menghembuskan nafas, lakukan seolah-olah juga mengalirkan energi pada gerakan tangan yang memukul. Setelah dilakukan beberapa kali akan dapat dirasakan kekuatan pukulan lebih ringan, cepat dan kuat. Bila energi dipusatkan di perut, dada, punggung dan tangan, bagus untuk kekuatan pukulan dan kekuatan menahan pukulan dan untuk kekuatan tubuh. Bila energi dipusatkan di pikiran, dapat untuk hipnotis / gendam. Bila energi memancar dari seluruh tubuh, dapat dikondisikan untuk memancarkan pengasihan, karisma wibawa, penglaris dagangan, keteduhan, ketentraman, pagaran gaib, dsb. Bila energi disatukan dengan energi lawan bisa untuk mengunci gerakan lawan atau untuk menghisap tenaga lawan. Beberapa tips penggunaan tenaga dalam murni bagi yang sudah menekuninya, sbb : 1. Untuk pagaran gaib.

Pembentukan pagaran gaib dengan tenaga dalam dapat dilakukan untuk perlindungan dari serangan virus / bakteri / amuba, mahluk halus dan orang-orang yang berniat jahat. Buatlah bola energi yang cukup besar sesuai objek yang akan diberi pagaran, untuk anda sendiri, orang lain atau untuk memagari rumah, dsb. Jadikanlah bola itu menyelubungi objek sasaran. Dengan sugesti anda, buatlah bola itu kuat / keras dindingnya dan juga penuh energi di dalamnya (tidak kosong). Konsentrasikan kekuatan bahwa bola itu akan bertahan selamanya, dan virus / bakteri yang merugikan kesehatan atau apapun / siapapun yang bersifat tidak baik dan berniat jahat atau menyerang objek akan terdorong keluar dan terpental tidak dapat menembus bola pagaran. Untuk anda sendiri yang memiliki energi sangat besar, dengan sugesti kebatinan energi anda dapat anda padatkan hingga menjadi sejengkal tebalnya dari tubuh anda. Ini yang disebut ilmu Lembu Sekilan. Atau bahkan bisa dipadatkan lagi hingga tebalnya hanya 1 jari dari tubuh anda. Bila energi anda memang sangat besar dan padat, walaupun jarak pagarannya hanya 1 jengkal atau 1 jari dari tubuh anda, jarak itu sudah cukup aman untuk perlindungan anda, dengan catatan, energi tersebut benar-benar dipadatkan, bukan sekedar bola pagaran. 2. Membersihkan penyakit, kuman, bakteri, virus, mahluk halus, santet, guna-guna. Untuk pengobatan membersihkan kuman, bakteri, virus, mahluk halus, santet, guna-guna dari tubuh seseorang atau rumah atau objek lainnya, lakukanlah langkah berikut. Salurkanlah energi untuk memenuhi objek yang dimaksud dan selaraskan energinya dengan energi objeknya.

Kemudian konsentrasikan bahwa semua bakteri, virus dan hal-hal negatif yang ingin dibersihkan telah masuk semua dan terbungkus di dalam energi itu. Kemudian dorong / geser energi tersebut dan dibungkus menjadi bola energi. Mampatkan bola itu sampai menjadi kecil sebesar kelereng atau bola tenis. Kemudian buang bola energi itu jauh ke luar angkasa atau buang jauh ke dalam bumi. Lakukanlah beberapa kali jika diperlukan sampai anda yakin bahwa semua yang anda ingin bersihkan sudah terhisap / terdorong semua dan sudah dibuang jauh tak akan kembali. Kemudian isikan kembali energi anda kepada objek dengan konsentrasi untuk memberikan energi yang baik untuk kesehatan dan kesembuhan. Proses yang sama bisa dilakukan untuk sumber-sumber penyakit lain seperti sakit asam urat, kolesterol, darah tinggi karena penyempitan atau penyumbatan (kerak) di dalam pembuluh darah, penyempitan / penyumbatan pembuluh darah jantung atau otak (stroke), pengapuran, batu ginjal, batu empedu, dsb. Pada proses terakhir penyembuhan, isikan kembali energi anda kepada objek dengan konsentrasi untuk memberikan energi yang agak panas yang baik untuk kesehatan dan kesembuhan dan untuk menambah energi metabolisme tubuhnya supaya dalam proses pembakaran tubuh tidak menyisakan sampah-sampah metabolisme. Lakukan seminggu sekali sampai sembuh dan sehat kembali. Untuk sakit / penyakit biasa, cara penyembuhan yang sederhana adalah dengan memberikan energi positif untuk kesembuhan. Dengan tangan anda salurkan energi positif dengan cara mengkipas-kipaskan ke bagian tubuh yang sakit untuk menghilangkan energi negatif dari sakitnya sampai anda yakin energi negatifnya telah hilang dan berganti dengan energi positif dari tangan anda. Setelah itu salurkan energi positif dengan sugesti mempercepat kesembuhannya. Lakukan beberapa hari sekali sampai sakitnya sembuh. Cara sederhana lainnya yang umum adalah dengan langsung memancarkan energi positif ke tubuh atau bagian tubuh yang sakit untuk mendorong energi-energi negatif keluar dari tubuhnya (buang ke tempat yang jauh yang aman untuk manusia lainnya). 3. Mengobati seseorang dari sakit karena kelemahan / kerusakan organ tubuh.

Ada banyak sakit-penyakit yang disebabkan oleh kelemahan / kerusakan organ tubuh, misalnya diabetes / kencing manis (kerusakan pankreas), sakit maag kronis, kerusakan ginjal, dsb. Untuk sakit-penyakit jenis ini cukup anda salurkan energi anda ke sumber sakitnya (energi yang agak panas) dan konsentrasikan bahwa energi anda itu akan tinggal lama di situ, menyatu dengan organ tubuhnya untuk menumbuhkan sel-sel yang baru menggantikan sel-sel organ tubuh yang rusak dan mengkondisikan organ tubuhnya supaya menjadi normal kembali. Lakukan seminggu sekali sampai organ tubuhnya sembuh dan sehat kembali. 4. Mengobati seseorang dari sakit karena gangguan saraf. Ada banyak sakit-penyakit yang disebabkan oleh kelemahan / kerusakan saraf, misalnya sakit akibat stroke, pusing / vertigo dan limbung karena terganggunya saraf keseimbangan, sakit maag kembung dan gangguan nafsu makan, lemah jantung, dsb. Untuk sakit-penyakit jenis ini, selain dilakukan dengan menyalurkan energi untuk kesembuhannya, juga harus dilakukan pemijatan (reflexi) untuk mengaktifkan saraf-saraf yang terkait dan salurkan energi anda ke titik-titik pemijatan dan sumber sakitnya (energi yang agak panas) dan konsentrasikan bahwa energi anda itu akan tinggal lama di situ, menyatu dengan organ tubuhnya untuk mengkondisikan supaya menjadi normal kembali. Lakukan seminggu sekali sampai organ tubuhnya sembuh dan sehat kembali. Cara 2 dan 3 bisa dikombinasikan untuk penyakit tumor dan kanker atau penyakit lain yang berat. Cara-cara di atas tidak dapat dilakukan untuk sakit yang disebabkan oleh kelainan organ.
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Rahasia Mendapatkan Banyak Uang

Tahukah Anda satu rahasia sukses terbesar yang harus kita ketahui bila ingin segera merasakan kesuksesan luar biasa dalam hidup ini? Ya, ada banyak rahasia sukses. Dsn kunci suksespun tidak hanya satu. Tapi tetap, yang satu ini akan selamanya menjadi rahasia sukses terbesar. Kenapa, karena begitu banyak manusia menganggap hal yang satu ini adalah efek dari kesuksesan, bukan penyebab. Terhadap rahasia yang satu ini, orang sering kali terbalik menyikapinya. "Nanti kalau saya sudah sukses, saya akan melakukannya." begitu kata hati kebanyakan manusia.

Karena itulah, hal ini bisa disebut rahasia terbesar, karena banyaknya yang tidak memahami. Tidak heran pula kalau tidak banyak manusia yang benar-benar sukses dalam hidup mereka, karena mereka terbalik menganggap PENYEBAB sukses sebagai efeknya. Baiklah, apakah rahasia sukses terbesar itu, pembaca? .... (Drum roll, ... please. ...) Siapapun Anda, di manapun Anda, di jaman apapun Anda hidup, inilah satu rahasia sukses terbesar yang patut Anda ketahui bila Anda berminat menikmati kehidupan yang menyenangkan di segala aspeknya. Rahasia itu adalah .... MEMBELI pelet wanita, ya memberi uang atau sesuatu yang lain, memberi dalam bentuk zakat, infak, sedekah, hadiah, sumbangan, atau memberi apapun lainnya, selama memberikan sesuatu yang positif kepada pihak lain. Inilah kunci sukses Anda. Inilah Rahasia Sukses Terbesar Anda.

Inilah satu hal penting yang harus Anda lakukan TERLEBIH DAHULU agar bisa menikmati kesuksean dan kekayaan. Inilah PENYEBAB kesuksesan Anda. Bukan efeknya. Jenis-jenis dan Pengertian MEMBERI Sebelum melanjutkan dengan bagaimana memberi adalah rahasia sukses terbesar yang bisa membuka kran rejeki kita tanpa batas, secara singkat akan saya jelaskan beberapa jenis MEMBERI atau GIVING yang saya maksud di sini sebagai kunci pembuka kesuksesan, kekayaan, dan kebahagiaan hidup. Memberi sebagai rahasia sukses terbesar yang saya bicarakan di sini memiliki pengertian yang luas sekali. Intinya adalah Anda mengambil sebagian dari milik Anda dan membaginya dengan orang atau pihak lain. Dalam Bahasa Indonesia ada banyak sekali jenis memberi.

Dan SEMUANYA itu bila dilakukan dengan NIAT yang benar, bisa membuka pintu kesuksesan dan kekayaan yang seluas-luasnya untuk Anda. Jadi ketika mengatakan "memberi" di sini, saya tidak hanya membicarakan tentang SEDEKAH misalnya, walaupun sedekah termasuk satu dari banyak jenis memberi yang saya maksudkan. Pada dasarnya ada 2 jenis memberi: 1. Pemberian yang WAJIB, yang dalam Islam disebut ZAKAT, sementara dalam tradisi Judeo-Christian, disebut sebagai TITHE, atau "persembahan sepersepuluhan" . (Sebenarnya, zakat dan tithe adalah sama secara konsep, hanya berbeda dari jumlah dan cara penghitungannya saja). Intinya, pemberian wajib (Zakat atau Tithe) ini harus dikeluarkan dari harta yang telah kita miliki, dan secara spiritual, berfungsi untuk membersihkan harta kita sehingga siap menerima tambahan lebih banyak lagi.

Lebih dalam lagi, zakat/tithe sebenarnya merupakan: "bentuk pengakuan (iman) serta rasa syukur kita bahwa segala sesuatu yang kita terima, nikmati dan miliki pada dasarnya adalah pemberian Tuhan, tidak lain. Harta kita bukanlah hasil kerja keras kita semata yang bila tanpa ijin Tuhan tidaklah akan menghasilkan. Karena merupakan bentuk pengakuan iman dan rasa syukur kita pada Tuhan, Zakat/Tithe sebenarnya, secara esensi, WAJIB dikeluarkan oleh siapapun, miskin atau kaya. Baik yang kaya maupun yang miskin harus punya iman dan rasa terima kasih pada Tuhan bukan? Dan karena nanti Anda akan lihat bahwa "memberi" bisa membuka aliran rejeki Anda seluas-luasnya, maka jelas mereka yang miskinlah yang justru makin "WAJIB" membayarkan zakat/tithe mereka kalau mereka tidak ingin terus miskin. 2. Pemberian yang SUKARELA, atau yang dalam bahasa Inggrisnya disebut "CHARITY", di mana jumlahnya biasanya tidak ditentukan, terserah kita, dan kita juga bisa memilih untuk memberi atau tidak.

Bentuknya sangat banyak, tetapi secara garis besar, berdasarkan tujuan dan penerimanya, ada sedikitnya 4 jenis: Pemberian kepada yang lebih membutuhkan (lebih miskin) dari kita, misalnya sedekah, sumbangan, bantuan, donasi. Pemberian untuk tujuan menyumbang demi kemajuan atau pembangunan, misalnya infaq, hibah, sumbangan, donasi. Pemberian untuk menunjukkan rasa sayang dan perhatian, misalnya hadiah, oleh-oleh, traktiran, volunteer work atau pelayanan. Pemberian untuk mengungkapkan pengakuan dan penghargaan, misalnya bonus atau hadiah. Sama seperti pemberian wajib, walaupun jenisnya "sukarela", dan Anda bebas memilih untuk melakukannya atau tidak, saya tegaskan sekali lagi, bahwa ANDA "WAJIB" melakukan semua memberi ini kalau Anda ingin SUKSES dan ingin menjamin kelangsungan kesuksesan yang telah Anda rasakan.

Memberi bukanlah pilihan, tetapi keharusan, bila kehidupan yang sukses, kaya dan bermakna yang menjadi tujuan Anda. Juga, karena yang namanya sukses total itu sukses di segala hal tidak hanya dalam perolehan uang dan harta benda saja, maka kita juga harus memberi segala macam hal, lebih dari sekedar uang dan harta benda. Singkatnya: Kalau Anda ingin membuka kran keuangan Anda atau perasaan bahagia Anda atau kesuksesan dalam bentuk apa saja, maka satu rahasia sukses terbesar yang bisa Anda lakukan mulai detik ini juga adalah memberi, memberi, memberi atau GIVE, GIVE, GIVE. Memberi orang/pihak lain apapun yang Anda sendiri menginginkannya. Ya, GIVING atau MEMBERI adalah rahasia sukses yang paling besar dan mujarab. Katakanlah Anda tidak percaya satu katapun dari semua yang saya ajarkan di sini, tapi Anda percaya satu rahasia ini saja tentang memberi, maka itu sudah cukup untuk bisa membantu Anda menikmati kesuksesan luar biasa. Silahkan buktikan sendiri. Selanjutnya, saya akan bahas secara mendalam bagaimana "memberi" (apapun bentuknya) membuat Anda sukses, kaya dan bahagia.
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Rahasia Sukses Pengusaha Tionghoa

Orang Tionghoa, khususnya yang hidup di perantauan, kerap dianggap bertangan dingin dalam berbisnis. Inilah 7 rahasia kaum Tionghoa menjadi pengusaha sukses! 1. Terlibat sejak dini Di kalangan pebisnis Tionghoa, melibatkan keluarga sejak dini adalah hal biasa. Bila seorang ayah membuka rumah makan, maka anak-anaknya ditugaskan menjadi pelayan, sedangkan istri menjadi kasir. Begitu anak beranjak dewasa, mereka sudah menguasai seluk-beluk bisnis di luar kepala dan menjalankannya tanpa canggung. 2. Administrasi dan pembukuan yang baik Sangat jarang toko yang dijalankan pengusaha Tionghoa kehabisan stok barang.

Sebab mereka menerapkan sistem administrasi barang yang baik. Sedangkan pembukuan yang baik membuat arus kas berjalan lancar. 3. Dua puluh persen biaya hidup Sebelum bisnis benar-benar sukses (dengan kata lain sudah kaya raya), orang Tionghoa terbiasa hidup sederhana, yaitu dengan cara menggunakan hanya 20 persen dari penghasilan mereka. Bila punya ilmu pelet wanita dan pendapatan Rp 10 juta, maka yang digunakan untuk biaya hidup hanya Rp 2 juta saja dan sisanya ditabung atau diinvestasikan. 4. Berani ambil risiko Keyakinan bahwa selalu ada kesempatan di setiap rintangan, membuat pengusaha Tionghoa lebih berani mengambil risiko.

Kata gagal sepertinya sudah dihapus dari kamus mereka. 5. Survei dan belajar Pengusaha Tionghoa yang akan memulai usaha tak segan bertanya dan belajar kepada siapa pun untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin mengenai usaha yang akan dimulainya. Mempelajari dengan sungguh-sungguh tentang usaha yang akan digeluti membuat usaha mereka cepat meroket, karena sudah tahu seluk beluknya. 6. Pelayanan terbaik Ada pepatah Tionghoa yang mengatakan, ‘Jika tak pandai tersenyum, jangan membuat toko.” Maksudnya, Anda harus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Tanpa pelayanan yang memuaskan, dijamin pelanggan akan pindah ke toko sebelah. 7. Memelihara relasi Pengusaha Tionghoa terkenal pandai menjaga hubungan dengan pelanggannya. Hal sederhana yang acap dilakukan adalah memberikan hadiah kepada pelanggan. Meski tak selalu berharga mahal, namun tetap akan meninggalkan kesan baik bagi pelanggannya, sehinga mereka ingin selalu kembali ke toko tersebut.
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Rahasia Sukses dalam Karir

Membayangkan tempat kerja membuatmu tertekan, bukan? Deadline yang mencekik, tanggung jawab yang besar, dan capai fisik dan mental sungguh membuatmu ingin melarikan diri! Eits, mau lari ke mana? Kamu dikepung masalah pekerjaan yang tak pernah habis! Tidak ada jalan selain menghadapinya! Tapi, mungkin kamu berkata, “Menghadapi tekanan kerja membuatku stres.” Tak usah khawatir! Apa yang perlu kamu lakukan yaitu menaklukkan stres tersebut, mengontrolnya, dan menjadikannya motivasi untuk meraih sukses. Singkatnya, jadikan stres itu jalan menuju sukses. Penasaran bagaimana stres bikin sukses? Ayo, ikut saya bertualang dan temukan rahasianya!

Penyebab Stress Gejala Stres di Tempat Kerja Ketika stres karena pekerjaan menjangkitimu, belum tentu kamu menyadarinya. Mungkin kamu terlalu sibuk mengeluhkan stres itu hingga tidak sadar bahwa kamu sedang dilanda stres. Yang pasti, jika hasil kerjamu menurun, atasan sering komplain, atau agenda yang kamu susun gagal, kamu wajib waspada. Jangan-jangan, kamu sedang dilanda stres pelet ampuh hingga pekerjaanmu terbengkalai. Patut dicurigai juga jika akhir-akhir ini kamu sering uring-uringan. Agar tidak terus-terusan mengganggu produktivitasmu, segeralah ambil tindakan untuk mengatasinya.

Untuk meyakinkan bahwa kamu benar-benar dilanda stres karena lingkungan kerja, kenalilah gejala-gejalanya. Dengan begitu, kamu akan termotivasi untuk segera melakukan tindakan. Bingung mengenali gelaja stres kamu? Berikut beberapa di antara gejala stres di lingkungan kerja. Mungkin ada beberapa di antaranya yang mirip dengan yang sedang kamu alami. 1. Konsentrasi terganggu 2. Daya ingat menurun 3. Kreativitas menurun 4. Pasif 5. Emosional 6. Murung 7. Diam 8. Bosan 9. Lemas 10. Mengantuk 11. Hasil menurun 12. Merokok 13. Kecewa dengan diri sendiri 14. Hilang kepercayaan diri 15. Insomnia Nah, kira-kira mana yang mirip dengan gejala yang kamu alami? Jika kamu sudah dapat mengidentifikasinya, sekarang saatnya untuk mengetahui penyebab stres kamu. Penyebab Stres di Lingkungan Kerja Mungkin kamu sering bertanya, mengapa perubahan yang kamu buat tidak kunjung meningkatkan kinerja dan produktifitasmu. Bisa jadi ini disebabkan, perubahan tersebut tidak tepat sasaran sehingga tidak membawa dampak yang signifikan. Sebagai contoh, merasa kinerja menurun, kamu pun mulai melakukan perbaikan. Kamu mulai lebih disiplin, menjaga kesahatan dengan makanan yang bergizi, menghindari alkohol dan kafein, dan lebih aktif dalam kerja tim. Akan tetapi, perubahan tersebut kurang berdampak pada kinerjamu.

Produktivitasmu tak kunjung meningkat. Kamu tetap tertekan dan stres di tempat kerja. Jika kamu menjumpai kejadian seperti itu, mulailah menelusuri penyebab kamu stres dan kinerjamu menurun. Dalam contoh di atas, setelah kamu menelusuri akar penyebab stres yang kamu alami, kamu dapati bahwa penyebabnya adalah konflik personal dengan rekan kerja. Nah, setelah mengetahui penyebabnya, kamu pun dapat segera melakukan tindakan untuk menaklukkan stres karena konflik dengan rekan kerja tersebut. Caranya dengan mempersiapkan diri untuk menghadapi sumber tekanan. Dengan begitu, kamu siap manakala tekanan datang bertubi-tubi. Stres yang kamu alami akan menjadi stres yang positif yang mampu memotivasimu sehingga bersemangat untuk meraih hasil yang memuaskan. Itulah manfaat dari mengidentifikasi masalah yang menyebabkan kamu stres. Lalu, apa saja kira-kira penyebab stres di lingkungan kerja? Penasaran? Ada dua faktor yang menyebabkan kamu tertekan ketika bekerja di kantor. Ia dapat berupa faktor profesionalitas maupun faktor personal. Faktor profesionalitas berarti bahwa tekanan di tempat kerja berasal dari pekerjaan itu sendiri. Contohnya, tugas yang sulit dikerjakan atau lambatnya hasil kerja divisi lain, yang membuatmu ikut terlambat memrosesnya. Sementara itu, faktor personal dipahami sebagai faktor yang tidak berkaitan dengan tugas-tugasmu di kantor. Sekalipun begitu, sebenarnya, faktor ini memengaruhi kinerjamu, meskipun secara tidak langsung. Sebagai contoh, masalah pribadi antara kamu dengan rekan kerja atau atasan.

Meskipun tidak berhubungan dengan tugas-tugas yang kamu kerjakan, masalah ini bisa mengganggu profesionalitas, lho. Jadi, kamu harus memerhatikannya. Berikut beberapa masalah yang menyebabkan kamu stres di lingkungan kerja. 1. Masalah profesionalitas a. Waktu Pekerjaan belum selesai, padahal deadline sudah menunggu. Atasan memintamu untuk segera menyelesaikannya. Sering mengalami kejadian tersebut? Deadline memang sering membuatmu tertekan, apalagi jika tugas yang kamu emban sangat banyak. Tentu membutuhkan perjuangan penuh untuk menyelesaikannya. b. Rencana Ide tidak selalu muncul di benakmu. Terkadang, merumuskan apa yang akan kamu kerjakan sangat menyusahkan. Pikiran buntu. Ide mentok. Kamu pun bingung dan tidak tahu apa yang harus kamu lakukan. Ujung-ujungnya, kamu stres! c. Tanggung jawab Stres juga dapat menyerang lantaran kamu mengemban tanggung jawab yang menurutmu terlalu berat sehingga kamu tidak sanggup memikulnya. Mungkin kamu berpikir bahwa kamu tidak memiliki kompetensi yang cukup untuk mengemban tanggung jawab tersebut. Atau, kamu merasa tanggung jawabmu terlalu besar, dan tidak sesuai dengan keuntungan yang kamu peroleh. d. Atasan yang perfeksionis Memiliki atasan yang perfeksionis merupakan berkah yang patut disyukuri. Darinya, kamu dapat belajar mengenai berbagai hal. Kamu dapat belajar menjadi tipe yang tidak gampang puas. Dengan begitu, kreativitasmu meningkat.

Kamu juga dapat belajar untuk lebih teliti. Secara tidak langusng, atasan yang perfeksionis menuntun kamu menjadi pribadi yang jauh lebih berkualitas dari sebelumnya. Namun demikian, di balik keberkahan itu, terkadang tersimpan tekanan yang meneror. Teror muncul ketika kamu belum siap dikritik, dikomplain, dan diminta untuk menyempurnakan hasil kerjamu. Bisa jadi, hal tersebut dikarenakan tugasmu sedang menumpuk sehingga menyempurnakan pekerjaan, yang menurutmu sudah sempurna, membuatmu malas. Mungkin kamu juga berpikir, lebih baik kamu mengerjakan tugas lainnya agar lebih efektif dan efisien waktu. Pikiran-pikiran negatif itu justru mmbuatmu tambah tertekan ketika mendengar komplain dan kritikan. e. Kerja sama tim Ketidaksolidan tim pastinya membuatmu jengkel. Terlebih apabila tugas-tugasmu terbengkalai karena tim tidak profesional. Masing-masing anggota tim tidak mengetahui tugas secara jelas sehingga terjadi kebingungan dalam mengimplementasikan kerja sama. Karena kerja terbengkalai, kamu mulai uring-uringan. Dan, stres pun datang. f. Manajemen Manajemen yang buruk membuat kamu, sebagai karyawan bingung. Kamu akan melakukan tugas-tugas tanpa panduan yang jelas. Hal tersebut tentu akan membuatmu stres karena bingung dengan apa yang harus kamu kerjakan. g. Jaringan Lingkungan kerja dengan struktur SDM yang lemah dan tidak konsisten, dan kurangnya prosedur untuk sharing mengenai masalah-masalah yang ada berarti bahwa karyawan, termasuk kamu, dibiarkan untuk memecahkan masalahnya sendiri. Ada saatnya ketika kamu tidak dapat mengatasi masalahmu tanpa bantuan orang lain.

Untuk itu, apabila jaringan di lingkungan kerjamu buruk, maka kamu akan rentan terkena stres. 2. Masalah personal a. Hubungan dengan rekan Di tempat kerja, kamu bertemu dengan bermacam orang dengan karakter yang berbeda. Oleh karena itu, ada saat tertentu di mana konflik niscaya timbul. Konflik personal yang terjadi antara kamu dengan rekan kerja akan memengaruhi mentalmu, yang bisa membuatmu stres. Pada ujungnya, hal tersebut akan membawa dampak negatif pada kinerjamu. Konflik pribadi juga dapat melebar menjadi konflik profesionalitas. Kerja sama dengan tim dapat terganggu karenanya. b. Hubungan dengan atasan Memiliki hubungan persahabatan dengan atasan pasti membuatmu bangga. Banyak segi positif yang dapat diambil. Kamu tidak perlu sungkan ketika sharing masalah pekerjaan dengannya. Akan tetapi, jika hubungan personalmu dengan atasan terjadi konflik, akibatnya bisa fatal! Kamu bisa stres dibuatnya. Bahkan, level stres bisa lebih berat daripada stres karena konflik dengan rekan. Stres semakin menjadi-jadi karena kamu berpikir, atasan membawa konflik tersebut ke ranah profesional. Kamu membayangkan hal-hal yang tidak kamu inginkan. Akibatnya, pekerjaanmu terbengkalai karena konsentrasimu bukan tertuju pada tugas, melainkan pada bayangan-bayangan itu. c. Sakit Deadline sudah menunggu; kamu baru setengah mengerjakan tugas; Atasan memintamu lembur. Padahal, kamu sedang tidak enak badan. Menahan rasa sakit saat bekerja akan memperparah penyakit yang kamu derita. Pernah mengalaminya?

Waspada, ya. d. Masalah psikologis Jika kamu tipe pesimis, kamu akan menghadapi tekanan di tempat kerja dengan keyakinan yang kurang. Kamu kurang yakin bahwa kamu dapat menyelesaikan tugas tepat waktu. Kerja sama dengan tim pun akan terhambat karena kamu pesimis dengan kinerja rekan-rekan tim. Sifat pesimis membuatmu menyerah sebelum berperang. Kamu takut hasil kerjamu mengecewakan. Pikiranmu hanya berkutat pada hasil, yang belum lagi kamu kerjakan. Begitu juga jika kamu tipe pendengki. Kamu akan merasa bahwa lingkungan kerja merupakan tempat yang penuh persaingan. Kamu akan mencurigai rekan-rekanmu. Sekalipun lingkungan kerja merupakan arena persaingan yang ketat, bukan berarti kamu terobsesi terhadapnya. Terlalu terobsesi dengan persaingan berarti memandang bahwa hubungan antar-rekan kerja hanyalah hubungan persaingan. Siapa yang menang pautut menyandang gelar juara, sementara yang kalah dipandang sebagai pecundang. Pikiran seperti itu timbul karena kamu memandang persaingan sebagai tujuan, bukan sarana. Padahal, persaingan hanyalah salah satu sarana yang memotivasimu menjadi lebih baik. Nah, sifat pesimis dan dengki hanya dua contoh masalah psikologis yang membuatmu stres di lingkungan kerja. Masih banyak lagi masalah psikologis lainnya yang merugikan dan membuatmu stres. Segeralah cari solusi untuk mengatasinya.

Menaklukkan Stres Setelah membaca subtopik di atas, sudahkah kamu mengenali penyebab stres yang kamu alami? Sekarang, ayo lanjutkan petualangan untuk menemukan rahasia sukses dengan menaklukkan stres. Tidak usah terburu-buru, karena sebentar lagi petualangan selesai. Kamu bisa mempraktikannya di kehidupan nyata. Dan, nikmati hasilnya! Berikut ini beberapa rahasia menakklukkan stres disesuaikan dengan kategori penyebab dan level pengaruhnya terhadap stres yang kamu hadapi. 1. Profesionalitas a. Manajemen waktu Apabila stres kamu dikarenakan masalah seputar deadline, segera atur ulang waktu. Koreksi jadwal-jadwal yang membuat kinerjamu tidak efektif dan efisien waktu. b. Mind mapping Apabila kamu tidak memiliki rencana yang jelas, sudah pasti pekerjaan amburadul. Kamu akan bingung untuk memulainya. Bisa-bisa strategi yang kamu terapkan tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, buatlah perencanaan dari tugas yang hendak kamu kerjakan. Buatlah outline atau mind map mengenai rencana kamu.

Dengan begitu, ide-ide kamu yang tadinya abstrak, menjadi jelas. Mind map atau outline juga berguna sebagai patokan ketika kamu mengimplementasikannya. Jika di tengah proses kerja, kamu mengalami kebingungan karena langkah melenceng dari rencana semula, kamu bisa langsung melihat dan mencocokkan langkah tersebut dengan mind map yang sudah kamu buat. c. Catat problem Saya yakin kamu pernah menemui masalah di tengah proses kerja. Hal tersebut bahkan membuat kamu stres karena masalah itu begitu peliknya sehingga susah untuk diselesaikan pada waktu itu juga. Kamu perlu mengonsultasikannnya dengan rekan atau atasan. Situasi akan semakin pelik jika kamu tidak mencatat problem yang kamu jumpai karena bisa jadi kamu lupa untuk mengonsultasikannya kepada atasan, yang pada gilirannya kamu mengesampingkan masalah terseebut. Padahal, agar tugas selesai, kamu harus menyelesaikan problem tersebut. Nah, tidak mau hal seperti itu terjadi dan membuatmu stres? Catatlah problem yang kamu temui di tengah proses pekerjaan. Setelah kamu merasa cukup banyak waktu untuk mengonsultasikannya dengan atasan, segeralah berkonsultasi. Tujuannya supaya problem tersebut cepat selesai. Dengan begitu, tugas pun selesai tepat waktu. d. Belajar Stres yang kamu alami di tempat kerja bisa jadi karena kamu kurang up to date.

Kamu ketinggalan dalam segala hal. Padahal, kamu perlu menguasai berbagai bidang keterampilan demi produktifitas kerja. Keterbatasan pengetahuan yang kamu miliki akan membuatmu tertekan dan stres karena tidak bisa mengikuti perkembangan yang terjadi. Kamu semakin tertinggal di belakang. Sebagai contoh, kamu bekerja sebagai staf keuangan. Jika kamu tidak pernah meng-upgrade pengetahuan seputar software keuangan terbaru, niscaya kamu akan tertinggal dari rekan yang lebih up to date. Apalagi jika software itu secara resmi digunakan oleh manajemen perusahaan. Mau tidak mau kamu harus ikut menggunakannya. Jika kamu tidak banyak belajar tentang software tersebut, pekerjaan bisa terbengkalai karena kamu akan menghabiskan waktu untuk bertanya kepada rekan mengenai cara menggunakan software tersebut. Tidak mau stres karena kurang pengetahuan? Banyaklah belajar. e. Teliti Kesempurnaan adalah dambaan setiap orang. Atasan dan kamu sendiri senantiasa mendambakannya. Kesempurnaan merupakan tanda kualitas. Nah, berkaitan dengan pekerjaan, hasil yang kamu capai haruslah sempurna. Kekurangan di sana-sini akan membuat atasan komplain. Tidak mau, kan, stres gara-gara terus menerus dikomplain? Sempurnakan hasil kerjamu! Caranya, teliti hasil kerja. Catat poin-poin yang kurang, kemudian lakukan tindakan untuk melengkapinya.

Jika ada masalah, tanyakan pada atasan atau rekan kerja. f. Deskripsi kerja Apabila kerja tim terganggu karena masing-masing individu tidak paham tugasnya, segeralah menanyakan kepada koordinator atau atasan mengenai kejelasan deskripsi kerja masing-masing. Publikasikan deskripsi kerja tersebut kepada rekan-rekanmu sehingga mereka paham posisi dan kapasitas masing-masing. Mengetahui deskripsi kerja membantu tim untuk mengimplementasikan kerja sama dengan efektif. g. Tawarkan solusi Apabila terjadi konflik antara kamu dengan rekan tim, hindari memandang konflik tersebut sebagai masalah yang tidak dapat terpecahkan. Pandanglah konflik sebagai proses menuju kemajuan. Tawarkan solusi pada rekan yang sedang berkonflik denganmu. Agar dia mau menerima tawaranmu, solusi tersebut harus memiliki dampak yang menguntungkan baginya. h. Bertanya Di tengah proses kerja, sekali waktu kamu akan menemui masalah berat yang tidak dapat kamu selesaikan sendiri. Hal tersebut akan membuatmu bingung, takut, dan stres. Terlebih, jika kamu tidak tahu harus ke mana mengadu. Agar kejadian seperti itu tidak terjadi, banyak-banyaklah bertanya. Tanyakan pada manajemen mengenai struktur organisasi perusahaan. Jika tidak ada yang bisa kamu tanyai, tanyalah rekan yang sudah lama bergabung di perusahaan itu. Tanyakan siapa atasan langsung kamu, yang dengannya kamu dapat berkonsultasi mengenai tugas-tugas kamu.

Tanyakan juga divisi apa saja yang berkaitan dengan divisimu. Apa tugas dan kewenangan mereka, serta apa yang bukan kewenangan mereka. Dengan begitu, kerja sama antara kamu dengan rekan divisi lain akan berjalan lancar. 2. Personal a. Psikologis 1) Olah batin Masalah psikologis dapat membawa dampak yang buruk bagi produktivitas. Waktu kamu tersisa hanya untuk mendramatisasi perasaan dan pikiran-pikiran negatifmu. Semakin kamu mendramatisasi perasaan dan pikiran-pikiran negatif kamu, semakin stres menjangkitimu. Oleh karena itu, kamu perlu melatih diri dengan olah batin. Telusurilah kelemahan mentalmu, yang membuatmu selalu berpikir negatif. Carilah hikmah di balik segala kejadian. Ini membantumu memandang hidup secara positif. 2) Berkonsultasi Jika menurutmu, kamu mengalami gangguan mental yang akut atau kronis, segeralah mencari bantuan. Sebagai contoh, berkonsultasi ke psikolog atau psikiater, konseling, atau mengikuti kelas-kelas pengembangan kepribadian. b. Hubungan dengan rekan 1) Komunikasi Konflik personal seringkali terjadi karena miskomunikasi. Salah menerima informasi membuat kamu atau rekanmu salah menilai. Konflik pun muncul karenanya. Untuk itu, komukasikanlah konflik dengannya. Buatlah klarifikasi jika ia salah menilaimu. Dan, sebaliknya, jika kamu berpikir ia yang bersalah, maka berbesar hatilah untuk memberi maaf. Jangan lupa, perhatikan waktu yang tepat untuk mengomunikasikan konflik.

Pahami keadaan rekan yang berkonflik denganmu. Jangan sampai kamu mengajaknya untuk mendiskusikan masalah saat dia masih dikuasai amarah. Tunda diskusi jika ia sedang sakit atau stres. Apabila ia tidak ada di tempat, hindari mendiskusikan masalah lewat SMS, BBM, telepon, atau pesan elektronik lainnya. Terkadang, komunikasi tidak langsung lewat perangkat-perangkat seperti tersebut di atas berpotensi pada kesalahpahaman. Hal itu tentu akan memperparah keadaan. Ketika mendiskusikan masalah dengan rekan, tidak perlu dtramatis. Hindari mengancamnya dengan berbagai ancaman. Hindari pula mengejek, apalagi mengadakan serangan fisik. Apabila ucapan rekan membuatmu sakit hati, jangan bereaksi secara frontal. Ambillah napas dalam-dalam, dan embuskan perlahan. Hal tersebut berguna untuk mengontrol emosi. Setelah emosimu terkontrol, pikiranmu dapat memilah dan membedakan antara maksud dan emosi yang terkandung dalam ucapannya. Seringkali, ia tak bermaksud mengucapkan kata-kata yang menyakiti hatimu. Ucapan yang menyakiti hati terlontar lantaran dia emosi, bukan berasal dari lubuk hatinya yang terdalam.

Dengan begitu, kamu dapat memaklumi ucapannya. Satu yang harus kamu ingat, apabila kamu memang beri’tikad baik untuk menyelesaikan konflik, kamu akan bersikap bijak menghadapi konfrontasi dengannya. Banyaklah mendengar dan kurangi berbicara. Beri ia kesempatan untuk berbicara, menyuarakan pendapat dan harapannya kepadamu. 2) Bersosialisasi Semakin sedikit teman di lingkungan kerja akan melemahkan posisimu. Jika ada masalah yang menimpamu, akan sedikit yang bersedia membantu. Terlebih jika kamu bermasalah dengan salah satu dari rekan yang memiliki banyak teman. Bisa-bisa, teman-temannya menyerang dan mem-bully dirimu. Kamu akan menajdi bahan omongan. Apapun yang kamu kerjakan dan ucapkan akan selalu salah di mata mereka. Hal terburuknya, tempat kerja serasa neraka! Oleh karena itu, bersosialisasilah dengan semua rekan kerja. Berbuat baiklah pada mereka, niscaya mereka juga akan berbuat baik dan memberimu support. 3) Sharing Jika ada masalah dengan rekan kerja, sebaiknya jangan disimpan sendiri. Ceritakan masalah tersebut kepada rekan yang kamu percayai. Barangkali, ia dapat memberi masukan untuk menyelesaikan masalah yang kamu hadapi.

Apabila ia tidak memberi masukan, paling tidak kamu bisa meluapkan kekesalan dan emosi kepadanya. Dengan begitu, perasaanmu lebih plong. Sharing juga bisa menjadi klarifikasi kalau-kalau lingkungan kerja menebak-nebak apa yang terjadi antara kamu dengan rekan kerja. c. Hubungan dengan atasan Memiliki konflik pribadi dengan atasan merupakan masalah yang serius. Konflik dengan atasan pastinya membuatmu takut dan tertekan. Jangan panik jika hal itu terjadi. Yang harus kamu lakukan yaitu mengajaknya mendiskusikan masalah tersebut. Perlu diingat, saat mengomunikasikan masalah dengannya, gunakan etika dan sopan santun yang pantas. Ia adalah bosmu, maka etika berbicara dengannya pun berbeda dari etika berbicara dengan rekan kerja. d. Sakit 1) Siapkan obat dan alat kesehatan Sakit yang kamu derita akan mengganggu kinerja. Terlebih jika kamu berfokus pada rasa sakit tersebut. Pekerjaan pun terbengkalai karenanya. Apabila tidak segera ditangani, sakit akan membuatmu menderita dan tambah stres. Untuk itu, sebaiknya persiapkan obat-obatan dan alat kesehatan, seperti inhaler, jika kamu menderita asma. Simpan di dalam laci atau tas. Tujuannya untuk memudahkanmu mendapatkan pertolongan ketika sakit. 2) Olahraga Rutin berolahraga dapat menghindarkanmu dari penyakit.

Untuk itu, segeralah meluangkan waktu untuk berolahraga. Lakukan secara rutin setiap hari. Apabila tempat kerja jauh sehingga tidak ada waktu untuk berolahraga, kamu masih dapat berolahraga di kantor pada jam istirahat. Bagi waktu istirahat di kantor menjadi dua. Pertama, gunakan waktu untuk makan. Kemudian, 30 menit setelah makan, lakukan olahraga ringan seperti jalan-jalan di sekitar ruangan atau sekitar gedung kantor. Sebuah studi yang dilakukan oleh Kyoto Prefectural University menyatakan bahwa olahraga yang dilakukan satu jam setelah makan dapat mengurangi trigliserida alias lemak dalam darah. Kadar trigliserida dalam darah memengaruhi kesehatanmu, lho. Kadar trigliserida yang terlalu tinggi membuatmu semakin rentan terkena penyakit jantung. Nah, karena waktu istirahat di kantor hanya satu jam, tidak mungkin kamu menunggu hingga satu jam untuk berolahraga. Jadi, cukup tunggu 30 menit saja untuk memulai latihan. 3) Makanan dan minuman Jangan sampai sakit mengganggu kinerjamu di kantor. Untuk itu, lebih baik mencegahnya sebelum penyakit timbul.

Ada banyak cara mencegah penyakit, salah satunya dengan menerapkan pola makan sehat. Jika upaya pencegahan sudah kamu lakukan, tapi toh tetap terserang sakit juga, buatlah teh kental atau teh hijau. Teh kental dapat mengurangi kadar hormon kortisol yang menyebabkan stres, sedangkan teh hijau mengandung theanin yang dapat merelaksasi otak. Sebuah studi yang dipublikasikan di Harvard Women’s Health Watch mengonfirmasi hal tersebut. Jika teh baik dikonsumsi saat stres melanda, tidak demikian dengan rokok, kopi, dan minuman beralkohol. Dalam Encyclopedia of Good Health: Stress and Mental Health, Dr. Mario Orlandi dan Dr. Donald Prue mengatakan bahwa stres akan semakin memburuk ketika kita mengonsumsi minuman beralkohol, kopi, dan rokok. 4) Istirahat Stres bisa mengakibatkan kamu insomnia. Hal itu dikarenakan, kamu terus-terusan berpikir mengenai masalah di tempat kerja. Akibatnya, kinerja kamu tambah menurun. Tidak mau, kan, kinerja semakin menurun karena insomnia dan kurang istirahat? Aturlah waktu istrirahat. Jika di hari-hari kerja waktu istirahatmu kurang, perbanyak istirahat di hari libur. Apabila insomnia melanda, carilah solusi untuk mengatasinya. Kamu dapat melakukan kegiatan yang dapat membuatmu tidur.

Menurut pengalaman saya, membaca buku dengan konten yang berat membuat saya tertidur. Mungkin kamu pun bisa menerapkannya juga. Akan tetapi, jika membaca buku menjelang tidur justru membuatmu tambah stres, cobalah untuk mengosongkan pikiran dan pejamkan mata. Jangan berpikir tentang apapun. Dengan begitu, pikiranmu tenang. Sebelum tidur, matikan lampu. Menurut penelitian, intensitas cahaya memengaruhi produksi hormon melatonin dalam otak. Nah, kadar melatonin ini mempersiapkan otak untuk berpikir. Kadar melatonin yang cukup dalam otak membuatmu terjaga karena otakmu dalam kondisi aktif berpikir. Oleh karena itu, kamu perlu menurunkan produksinya dengan mematikan lampu.
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Rahasia Wanita

Lisa Jones, kontributor Men’s Health yang biasa menulis tentang masalah relationship mengungkap aturan-aturan tak tertulis dan rahasia hati wanita ketika ajakan kencan menghampiri mereka. Keberhasilan kencan Anda bergantung pada kemampuan Anda memahami wanita. Deadline 16:00. Makin dekat dengan waktu yang ditentukan, wanita cenderung merasa cemas kencan yang telah diatur bakal batal terlaksana lalu mereka hanya berdiri menunggu sia-sia. Itu sebabnya ada deadline jam 16:00. “”Jika Anda menghubungi saya pada pukul 16:20 untuk mengonfirmasikan kencan pada pukul 20:00, mungkin saya telah membuat rencana lain.

Ini akan saya lakukan untuk menghindari kekecewaan,” ujar Lisa. Konfirmasikan kencan Anda dengan pasangan di antara jam makan siang hingga pukul 16:00. Atau, Anda bakal kecewa. Lokasi yang tepat. “Pada kencan pertama, sebaiknya Anda memilih lokasi yang dekat dengan tempat saya – sehingga Anda bisa mengantarkan saya pulang,” cara memelet wanita tutur Lisa. Anda harus sampai di tempat pertemuan tepat waktu atau sedikit lebih awal. Jika Anda menjemput ke rumah, perlambat kedatangan Anda hingga lima menit. Mungkin rambut si Dia masih perlu dibenahi. Perhatikan etiket mobil yang tepat. Selalu bukakan pintu untuk si Dia. Sekadar menekan tombol untuk meng-unlock sistem power lock di mobil bukan sikap pria sejati. Penghamburan uang. “Mengeluarkan uang terlalu banyak saat kencan bisa membuat saya berpikir Anda mencoba ‘membeli’ perhatian saya. Atau bahkan lebih buruk lagi,” papar Lisa.

Wanita lebih suka melihat bukti ketertarikan secara pribadi ketimbang saldo rekening. Curahkan perhatian. Para wanita menghabiskan banyak waktu agar terlihat menarik. Dan mereka juga menghabiskan banyak waktu untuk mengetahui apakah para pria memerhatikan mereka. “Tanggapilah usaha yang telah saya lakukan,” kata Lisa. Beri pujian. “Saya ingin pasangan yang menilai dengan ketulusan hati –tapi dia harus benar-benar bersungguh-sungguh. Jika Anda bilang menyukai senyum saya atau mata saya, saya pernah mendengarnya sebelumnya,” ujar Lisa membeberkan rahasia hati wanita. Puji kecerdasan saya, keanggunan atau ketegasan saya, dan Anda mungkin bisa mendapatkan saya.” Perkenalkan si dia. “Jika Anda berhenti dan berbicara dengan seseorang, kenalkan saya dalam waktu 30 detik tanpa menggunakan kata-kata ‘teman saya’,” tambah Lisa. Rincian informasi pribadi diperlukan.

“Pada kencan keenam, saya harus bertemu semua teman penting Anda.” Jangan sok kaya. Anda tidak akan membuat wanita terkesan dengan apa yang Anda miliki (itu jika Anda punya segalanya). “Sebaiknya, biarkan saya menemukan apa yang berharga dari Anda, bukan dari yang Anda beli,” ungkap Lisa. Antarakan saya ke pintu. “Ini adalah dunia yang meyeramkan dan saya ingin Anda melindungi saya. Jika Anda diperkenankan ke apartemen saya, saya akan mengundang Anda. Jangan bertanya untuk menggunakan kamar mandi saya,” papar Lisa. Cium si dia. Jika kencan telah berjalan dengan baik, bibir harus ikut bermain. Bahkan meski itu hanya sekadar ‘mematuk’. “Ini membuat saya berpikir lebih tenang dari yang Anda bayangkan.” Kenali isyarat. “Ucapkan selamat tinggal jika saya tidak mencium Anda pada kencan kedua. Tangkap isyarat itu,” tegas Lisa.
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Rahasia Iblis

Diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal r.a., dari Ibnu Abbas r.a. yang berkisah: Kami bersama Rasulullah SAW di rumah salah seorang sahabat Anshar, dimana saat itu kami di tengah-tengah jamaah. Lalu ada suara orang memanggil dari luar, “Wahai para penghuni rumah, apakah kalian mengizinkanku masuk, sementara kalian butuh kepadaku?”. Rasulullah SAW bertanya kepada para jamaah, “Apakah kalian tahu, siapa yang memanggil dari luar itu?”. Mereka menjawab, “Tentu Allah SWT dan Rasul-Nya lebih tahu”. Lalu Rasulullah SAW menjelaskan, “Ini adalah iblis yang terkutuk -semoga Allah senantiasa melaknatnya”.

Kemudian Umar r.a. meminta izin kepada Rasulullah sembari berkata, “Ya Rasulullah, apakah engkau mengizinkanku untuk membunuhnya?”. Nabi SAW menjawab, “Bersabarlah wahai Umar, apakah engkau tidak tahu bahwa ia termasuk mahluk yang tertunda kematiannya sampai batas waktu yang telah diketahui (hari Kiamat)? Akan tetapi sekarang silakan kalian membukakan pintu untuknya sebab ia diperintahkan untuk datang kesini, maka pahamilah apa yang diucapkan dan dengarkan apa yang bakal ia ceritakan kepada kalian.” Ibnu Abbas berkata: Kemudian dibukakan pintu, lalu ia masuk di tengah-tengah kami. Ternyata ia berupa orang yang sudah tua bangka dan buta sebelah mata. Ia berjenggot sebanyak tujuh helai rambut yang panjangnya seperti rambut kuda.

Kedua kelopak matanya terbelah ke atas tidak ke samping, sedangkan kepalanya seperti gajah yang sangat besar, gigi taringnya memanjang keluar seperti babi, sementara kedua bibirnya seperti bibir kerbau. Ia datang sambil memberi salam, “Assalamu’alaika ya Muhammad, Assalamu’alaikum ya jamaa’atal-muslimin.” kata Iblis. Nabi SAW menjawab, “Assalamu lillah ya la’iin (keselamatan hanya milik Allah wahai makhluk yang terkutuk). Saya mendengar engkau punya keperluan kepada kami. Apa keperluan tersebut wahai iblis?”. “Wahai Muhammad, saya datang ke sini bukan karena kemauanku sendiri, tapi saya datang ke sini karena terpaksa”, tutur iblis. “Apa yang membuatmu terpaksa harus datang ke sini wahai mahluk terkutuk?” tanya Rasulullah SAW. Iblis menjawab, “pelet jarak jauh Telah datang kepadaku seorang malaikat yang diutus oleh Tuhan Yang Maha Agung, dimana utusan itu berkata kepadaku, ‘Sesungguhnya Allah SWT memerintahmu untuk datang kepada Muhammad SAW sementara engkau adalah mahluk yang rendah dan hina. Engkau harus memberi tahu kepadanya, bagaimana engkau menggoda dan merekayasa anak-cucu Adam AS, bagaimana engkau membujuk dan merayu mereka. Lalu engkau harus menjawab segala apa yang ditanyakan Muhammad SAW dengan jujur. Maka demi Kebesaran dan Keagungan Allah SWT, jika engkau menjawab dengan bohong, sekalipun hanya sekali, sungguh engkau akan Allah SWT jadikan debu yang bakal dihempaskan oleh angin kencang, dan musuh-musuhmu akan merasa senang”. Wahai Muhammad, maka sekarang saya datang kepadamu sebagaimana yang diperintahkan kepadaku. Maka tanyakan apa saja yang engkau inginkan. Kalau sampai saya tidak menjawab dengan jujur, maka musuh-musuhku akan merasa senang atas musibah yang bakal saya terima. Sementara tidak ada beban yang lebih berat bagiku daripada bersenangnya musuh-musuhku atas musibah yang menimpa diriku”. Rasulullah SAW mulai melemparkan pertanyaan kepada iblis, “Jika engkau bisa menjawab dengan jujur, maka coba ceritakan kepadaku, siapa orang yang paling engkau benci?”. Iblis menjawab dengan jujur, “Engkau, wahai Muhammad, adalah orang yang paling aku benci dan kemudian orang-orang yang mengikuti agamamu”. “Lalu siapa lagi yang paling engkau benci?” tanya Rasulullah SAW. “Seorang pemuda yang bertakwa dimana ia mencurahkan dirinya hanya kepada Allah SWT,” jawab iblis. “Siapa lagi?” tanya Rasulullah SAW. “Orang alim yang wara’ (menjaga diri dari syubhat) lagi sabar,” jawab iblis. “Siapa lagi?” tanya Rasulullah SAW. “Orang yang senantiasa melanggengkan kesucian dari tiga kotoran (hadats besar, kecil, dan najis),” tutur iblis. “Siapa lagi?” tanya Rasulullah SAW. “Orang fakir yang senantiasa bersabar, yang tidak pernah menuturkan kefakirannya kepada siapapun dan juga tidak pernah mengeluhkan penderitaan yang dialaminya,” jawab iblis. “Lalu dari mana engkau tahu kalau ia bersabar?,” tanya Rasulullah SAW. “Wahai Muhammad, bila ia masih dan pernah mengeluhkan penderitaannya kepada mahluk yang sama dengannya selama tiga hari, maka Allah SWT tidak akan mencatat perbuatannya dalam kelompok orang-orang yang bersabar” jelas iblis. “Lalu siapa lagi wahai iblis?” tanya Rasulullah SAW. “Orang kaya yang bersyukur,” tutur iblis. “Lalu apa yang bisa memberi tahu kepadamu, bahwa ia bersyukur?” tanya Rasulullah SAW. “Bila saya melihatnya ia mengambil kekayaannya dari apa saja yang dihalalkan dan kemudian disalurkan pada tempatnya,” tutur iblis. “Bagaimana kondisimu apabila ummatku menjalankan shalat?” tanya Rasulullah SAW.

 “Wahai Muhammad, saya langsung merasa gelisah dan gemetar,” jawab iblis. “Mengapa wahai mahluk yang terkutuk?” tanya Rasulullah SAW. “Sesunguhnya apabila seorang hamba bersujud kepada Allah SWT sekali sujud, maka Allah SWT akan mengangkat satu derajat (tingkat). Apabila mereka berpuasa, maka saya terikat sampai mereka berbuka kembali. Apabila mereka menunaikan manasik haji, maka saya jadi gila. Apabila mereka membaca Al-Qur’an, maka saya akan meleleh (mencair) seperti timah yang dipanaskan dengan api. Apabila mereka bersedekah maka seakan-akan orang yang bersedekah tersebut mengambil kapak lalu memotong saya menjadi dua,” jawab iblis. “Mengapa demikian wahai Abu Murrah (julukan iblis)?” tanya Rasulullah SAW. “Sebab dalam sedekah ada empat perkara yang perlu diperhatikan; Dengan sedekah itu, Allah SWT akan menurunkan keberkahan dalam hartanya, menjadikan ia disenangi di kalangan mahluk-Nya, dengan sedekah itu pula Allah SWT akan menjadikan suatu penghalang antara neraka dengannya dan akan menghindarkan segala bencana dan penyakit,” tutur iblis menjelaskan. “Lalu bagaimana pendapatmu tentang Abu Bakar?” tanya Rasulullah SAW. “Ia sewaktu Jahiliyyah saja tidak pernah taat kepadaku, apalagi sewaktu dalam Islam,” tutur iblis. “Bagaimana dengan Umar bin Khaththab?” tanya Rasulullah SAW. “Demi Allah SWT, setiap kali saya bertemu dengannya, mesti akan lari darinya,” jawab iblis. “Bagaimana dengan Utsman?,” tanya Rasulullah SAW. “Saya merasa malu terhadap orang yang para malaikat saja malu kepadanya,” jawab iblis. “Lalu bagaimana dengan Ali bin Abi Thalib?” tanya Rasulullah SAW. “Andaikan saya bisa selamat darinya dan tidak pernah bertemu dengannya, ia meninggalkanku dan saya pun meninggalkannya. Akan tetapi ia tidak pernah melakukan hal itu sama sekali,” tutur iblis. “Segala puji bagi Allah SWT yang telah menjadikan ummatku bahagia dan mencelakakanmu sampai pada waktu yang ditentukan,” tutur Rasulullah SAW. “Tidak dan tidak mungkin, dimana ummatmu bisa bahagia sementara saya senantiasa hidup dan tidak mati sampai pada waktu yang telah ditentukan. Lalu bagaimana engkau bisa bahagia terhadap ummtmu, sementara saya bisa masuk kepada mereka melalui aliran darah dan daging, sedangkan mereka tidak melihatku. Demi Tuhan yang telah menciptakanku dan telah menunda kematianku sampai pada hari mereka dibangkitkan kembali (Kiamat), sungguh saya akan menyesatkan mereka seluruhnya, baik yang bodoh maupun yang alim, yang awam maupun yang bisa membaca Al-Qur’an, yang nakal maupun yang rajin beribadah, kecuali hamba-hamba Allah SWT yang mukhlis murni,” tutur iblis. “Siapa menurut engkau hamba-hamba Allah SWT yang mukhlis itu?” tanya Rasulullah SAW. Iblis menjawab dengan panjang lebar, “Apakah engkau tidak tahu wahai Muhammad, bahwa orang yang masih suka dirham dan dinar (harta) adalah belum bisa murni karena Allah SWT. Apabila saya melihat seseorang sudah tidak menyukai dirham dan dinar, serta tidak suka dipuji, maka saya tahu bahwa ia adalah orang yang mukhlis karena Allah, lalu saya tinggalkan. Sesungguhnya seorang hamba selagi masih suka harta dan pujian, sedangkan hatinya selalu bergantung pada kesenangan-kesenangan duniawi, maka ia akan lebih taat kepadaku daripada orang-orang yang telah saya jelaskan kepadamu. Apakah engkau tidak tahu wahai Muhammad, bahwa cinta harta itu termasuk dosa yang paling besar? Apakah engkau tidak tahu wahai Muhammad, bahwa cinta kedudukan adalah termasuk dosa yang paling besar? Apakah engkau tidak tahu saya memiliki tujuh puluh ribu anak, sedangkan setiap anak dari jumlah tersebut memiliki tujuhpuluh ribu setan. Diantara mereka ada yang sudah saya tugaskan untuk menggoda ulama, ada yang saya tugaskan untuk menggoda para pemuda, ada yang saya tugaskan untuk menggoda orang-orang yang sudah tua.

Anak-anak muda bagi kami tidak masalah, sedangkan anak-anak kecil lebih mudah kami permainkan sekehendak saya. Di antara mereka juga ada yang saya tugaskan untuk menggoda orang-orang yang tekun beribadah, dan ada juga yang saya tugaskan untuk menggoda orang-orang zuhud. Mereka keluar-masuk dari kondisi ke kondisi lain, dari satu pintu ke pintu lain, sehingga mereka berhasil dengan menggunakan cara apapun. Saya ambil dari mereka nilai keikhlasan dalam hatinya, sehingga mereka beribadah kepada Allah dengan tidak ikhlas, sementara mereka tidak merasakan hal itu. Apakah engkau tidak tahu wahai Muhammad, bahwa Barshish seorang rahib (pendeta) yang berbuat ikhlas karena Allah selama tujuh puluh tahun, sehingga dengan doanya ia sanggup menyelamatkan orang-orang yang sakit. Akan tetapi saya tidak berhenti menggodanya sehingga ia sempat berbuat zina dengan seorang perempuan, membunuh orang dan mati dalam kondisi kafir? Inilah yang disebutkan oleh Allah SWT dalam kitab-Nya dengan firman-Nya: “(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) setan ketika dia berkata kepada manusia: ‘Kafirlah kamu’, maka tatkala manusia itu telah kafir ia berkata, ‘sesungguhnya aku cuci tangan darimu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan Semesta Alam'”. (QS. Al-Hasyr: 16). Apakah engkau tidak tahu wahai Muhammad, bahwa kebohongan itu dari saya, saya adalah yang berbohong pertama kali. Orang yang berbohong adalah temanku. Barangsiapa bersumpah atas nama Allah dengan berbohong maka ia adalah kekasihku. Apakah engkau tidak tahu wahai Muhammad, bahwa saya pernah bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan atas nama Allah, “Bahwa saya akan memberi nasihat kepada kalian berdua”. Maka sumpah bohong itu menyenangkan hatiku. Sedangkan menggunjing dan mengadu domba adalah buah santapan dan kesukaanku. Kesaksian dusta adalah penyejuk mataku dan kesenanganku. Barangsiapa bersumpah dengan menceraikan istrinya (talak) maka hampir tidak akan bisa selamat, sekalipun hanya sekali. Andaikan itu benar, yang karenanya orang membiasakan lidahnya mengucapkan kata-kata tersebut, istrinya akan menjadi haram. Kemudian dari pasangan tersebut menghasilkan keturunan sampai hari Kiamat nanti yang semuanya hasil dari anak-anak zina. Sehingga seluruhnya masuk neraka hanya gara-gara satu ucapan. Wahai Muhammad, sesungguhnya di antara ummatmu ada orang yang menunda-nunda shalatnya dari waktu ke waktu. Ketika ia hendak menjalankan shalat maka saya selalu berada padanya dan mengganggu sembari berkata kepadanya, “Masih ada waktu, teruskan engkau sibuk dengan urusan dan pekerjaan yang engkau lakukan” sehingga ia menunda shalatnya, dan kemudian shalat diluar waktunya. Akibatnya dengan shalat yang dikerjakan di luar waktunya itu akan dipukul di kepalanya. Kalau saya merasa kalah, maka saya mengirim kepadanya salah seorang dari setan-setan manusia yang akan menyibukkan waktunya. Kalau dengan usaha itu saya masih kalah, maka saya tinggalkan sampai ia menjalankan shalat. Ketika dalam shalatnya saya berkata kepadnya, “Lihatlah ke kanan dan ke kiri”. Akhirnya ia melihat. Maka pada saat itu wajahnya saya usap dengan tangan saya, kemudian saya menghadap di depan matanya sembari berkata, “engkau telah melakukan apa yang tidak akan menjadi baik selamanya”. Wahai Muhammad, engkau tahu, bahwa orang yang banyak menoleh dalam shalatnya, Allah akan memukul kepalanya dengan shalat tersebut. Kalau dalam shalat ia sanggup mengalahkan saya, sementara ia shalat sendirian, maka saya perintahkan untuk tergesa-gesa. Maka ia mengerjakan shalat seperti ayam yang mencocok benih-benih untuk dimakan dan segera meninggalkannya. Kalau ia sanggup mengalahkan saya, dan shalat berjamaah, maka saya kalungkan rantai dilehernya. Ketika ia sedang ruku’ saya tarik kepalanya ke atas sebelum imam bangun dari ruku’ dan saya turunkan sebelum imam turun. Wahai Muhammad, engkau tahu, bahwa orang yang melakukan shalat seperti itu, maka batal shalatnya, dan di hari Kiamat nanti Allah akan menyalin kepalanya dengan kepala keledai. Kalau dengan cara tersebut saya masih kalah, maka saya perintahkan meremas-remas jari-jemarinya sehingga bersuara, sedangkan ia sedang shalat, karenanya ia termasuk orang-orang yang bertasbih kepadaku padahal ia sedang shalat. Kalau dengan cara tersebut masih juga tidak mempan, maka saya tiup hidungnya sehingga ia menguap, sementara ia sedang shalat. Kalau ia tidak menutupi mulutnya dengan tangannya maka setan masuk kedalam perutnya, sehingga ia semakin rakus dengan dunia dan berbagai perangkapnya. Ia akan selalu mendengar dan taat kepadaku. Bagaimana ummatmu bisa bahagia wahai Muhammad, sementara saya memerintah orang-orang miskin untuk meninggalkan shalat, dan saya berkata kepadanya, “Shalat bukanlah kewajiban kalian, shalat hanya kewajiban orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah”. Saya pun berkata kepada orang yang sakit, “Tinggalkan shalat, karena shalat bukanlah kewajibanmu. Shalat hanyalah kewajiban orang-orang yang diberi nikmat kesehatan. Sebab Allah sudah berfirman, ‘…dan tidak apa-apa bagi seorang yang sedang sakit…’ (QS. An-Nur: 61). Kalau engkau sudah sembuh baru melakukan shalat. Akhirnya ia mati dalam kondisi kafir. Apabila ia mati dengan meninggalkan shalat ketika sedang sakit, maka ia akan bertemu Allah dengan dimurkai. Wahai Muhammad, jika saya menyimpang dan berdusta kepadamu, maka hendaknya engkau memohon kepada Allah agar saya dijadikan debu yang lembut.

Wahai Muhammad, apakah engkau masih juga merasa gembira terhadap ummatmu, sementara saya bisa memurtadkan seperenam dari ummatmu untuk keluar dari Islam?” Kemudian Rasulullah SAW meneruskan pertanyaannya, “Wahai mahluk yang terkutuk, siapa teman dudukmu?” “Orang-orang yang suka makan riba”, jawab Iblis. “Lalu siapa teman dekatmu?” tanya Rasulullah SAW. “Orang yang berzina”, jawab Iblis. “Siapa teman tidurmu?” tanya Rasulullah SAW. “Orang yang mabuk”, jawab Iblis. “Siapa tamumu?” tanya Rasulullah SAW. “Pencuri”, jawab Iblis. “Siapa utusanmu?” tanya Rasulullah SAW. “Tukang sihir”, jawab Iblis. “Apa yang menyenangkan pandangan matamu?” tanya Rasulullah SAW. “Orang yang bersumpah dengan talak”, jawab Iblis. “Siapa kekasihmu?” tanya Rasulullah SAW. “Orang yang meninggalkan shalat Jum’at”, jawab Iblis.

“Wahai mahluk yang terkutuk, apa yang mengakibatkan punggungmu patah?” tanya Rasulullah SAW. “Suara ringkik kuda untuk berperang membela agama Allah SWT”, jawab Iblis. “Apa yang membuat hatimu panas?” tanya Rasulullah SAW. “Banyak beristighfar kepada Allah, baik di malam hari maupun di siang hari”, jawab Iblis. “Apa yang membuatmu merasa malu dan hina?” tanya Rasulullah SAW. “Sedekah secara rahasia”, jawab Iblis. “Apa yang menjadikan matamu buta?” tanya Rasulullah SAW. “Shalat diwaktu sahur”, jawab Iblis. “Apa yang dapat mengendalikan kepalamu?” tanya Rasulullah SAW. “Memperbanyak shalat berjamaah”, tutur Iblis. “Siapa orang yang paling membahagiakanmu?” tanya Rasulullah SAW. “Orang yang sengaja meninggalkan shalat”, tutur Iblis. “Siapa yang paling celaka menurut engkau?” tanya Rasulullah SAW. “Orang-orang yang kikir”, jawab Iblis. “Apa yang paling menyita pekerjaanmu?” tanya Rasulullah SAW. “Majelis orang-orang alim”, jawab Iblis. “Bagaimana cara engkau makan?” tanya Rasulullah SAW. “Dengan tangan kiriku dan jari-jemariku”, jawab Iblis. “Dimana engkau mencari tempat berteduh untuk anak-anakmu diwaktu panas?” tanya Rasulullah SAW. “Di bawah kuku manusia”, jawab Iblis. “Berapa kebutuhan yang pernah engkau minta kepada Tuhanmu?” tanya Rasulullah SAW. “Sepuluh macam”, jawab Iblis. “Apa saja itu wahai mahluk terkutuk?” tanya Rasulullah SAW. Iblis pun menjawab: (1) “Saya meminta-Nya agar saya bisa berserikat dengan anak-cucu Adam dalam harta kekayaan dan anak-anak mereka. Akhirnya Allah mengizinkanku berserikat dalam kelompok mereka. Itulah maksud firman Allah SWT: ‘Dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh setan kepada mereka melainkan tipuan belaka’. QS. Al-Isra': 64). Setiap harta yang tidak dikeluarkan zakatnya, maka saya ikut memakannya. Saya juga ikut makan makanan yang bercampur riba dan haram serta segala harta yang tidak dimohonkan perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk. (2) Setiap orang yang tidak memohon perlindungan kepada Allah dari setan ketika bersetubuh dengan istrinya, maka setan akan ikut bersetubuh. Akhirnya melahirkan anak yang mendengar dan taat kepadaku.

 Begitu pula orang yang naik kendaraan dengan maksud mencari penghasilan yang tidak dihalalkan, maka saya adalah temannya. Itulah maksud firman Allah SWT: ‘Dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki’. (QS.Al-Isra':64 (3) Saya memohon kepada-Nya agar saya punya rumah, maka rumahku adalah kamar mandi. (4) Saya memohon agar saya punya masjid, akhirnya pasar menjadi masjidku. (5) Saya memohon agar saya punya Al-Qur’an, maka syair adalah Al-Qur’anku. (6) Saya memohon agar saya punya adzan, maka terompet adalah penggilan adzanku. (7) Saya memohon kepada-Nya agar saya punya tempat tidur, maka orang-orang mabuk adalah tempat tidurku. (8) Saya memohon agar saya memiliki teman-teman yang menolongku, maka kelompok Al-Qadariyyah menjadi teman-teman yang membantuku. (9) Dan saya memohon agar saya memiliki teman-teman dekat, maka orang-orang yang menginfakkan harta kekayaannya untuk kemaksiatan adalah teman dekatku. Itulah maksud firman Allah SWT: ‘Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya’. (QS. Al-Isra': 27)”. Rasulullah SAW berkata kepada Iblis, “Andaikan tidak setiap apa yang engkau ucapkan itu didukung oleh ayat-ayat dari Kitab Allah tentu aku tidak akan membenarkanmu”. Lalu Iblis berkata lagi, 10) “Wahai Muhammad, saya memohon kepada Allah agar saya bisa melihat anak-cucu Adam, sementara mereka tidak bisa melihatku. Kemudian Allah menjadikan aku bisa mengalir melalui peredaran darah mereka. Diriku bisa berjalan ke mana pun sesuai kemauan diriku dan dengan cara bagaimana pun. Kalau saya mau dalam sesaat pun bisa. Kemudian Allah berfirman kepadaku. ‘Engkau bisa melakukan apa saja yang kau minta’. Akhirnya saya merasa senang dan bangga sampai hari Kiamat. Sesungguhnya orang yang mengikutiku lebih banyak daripada orang yang mengikutimu.

Sebagian besar anak-cucu Adam akan mengikutiku sampai hari Kiamat”. Iblis melanjutkan lagi, “Saya memiliki anak yang saya beri nama Atamah. Ia akan kencing di telinga seorang hamba ketika ia tidur meninggalkan shalat ‘Isya. Andaikan tidak karenanya tentu manusia tidak akan tidur terlebih dahulu sebelum menjalankan shalat. Saya juga punya anak yang saya beri nama Mutaqadhi. Apabila ada seorang hamba melakukan ketaatan (ibadah) dengan rahasia dan ingin menutupinya, maka anak saya tersebut senantiasa membatalkannya dan dipamerkan di tengah-tengah manusia, sehingga semua manusia tahu. Akhirnya Allah membatalkan sembilan puluh sembilan dari seratus pahala. Sehingga yang tersisa hanya satu pahala. Sebab setiap ketaatan yang dilakukan secara rahasia akan diberi seratus pahala. Saya punya anak lagi yang bernama Kuhyal, dimana ia bertugas mengusapi celak mata semua orang yang sedang berada di majelis pengajian dan ketika khatib sedang berkuthbah. Sehingga mereka terkantuk dan akhirnya tidur, tidak bisa mendengarkan apa yang dibicarakan para ulama. Mereka yang tertidur tidak akan ditulis pahala sedikitpun untuk selamanya”. Iblis melanjutkan lagi, “Setiap kali ada perempuan keluar mesti ada setan yang duduk di pinggulnya, ada pula yang duduk di daging yang mengelilingi kukunya.

Dimana mereka akan menghiasi kepada orang-orang yang melihatnya. Kedua setan itu kemudian berkata kepadanya, ‘Keluarkan tanganmu’. Akhirnya ia mengeluarkan tangannya, kemudian kukunya tampak, lalu kelihatan nodanya”. Iblis melanjutkan lagi, “Wahai Muhammad, sebenarnya saya tidak bisa menyesatkan sedikit pun. Akan tetapi saya hanya akan mengganggu dan menghiasi. Andaikan saya memiliki hak dan kemampuan untuk menyesatkan, tentu saya tidak membiarkan segelintir manusia pun di muka bumi ini yang masih sempat mengucapkan dua kalimat Syahadat, ‘Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Utusan-Nya’. Tidak akan ada lagi orang yang shalat dan berpuasa. Sebagaimana engkau wahai Muhammad, tidak berhak untuk memberikan hidayah sedikit pun kepada siapa saja. Akan tetapi engkau adalah seorang utusan dan penyampai amanat dari Allah. Andaikan engkau memiliki hak dan kemampuan untuk memberi hidayah, tentu engkau tidak akan membiarkan segelintir orang kafir pun di muka bumi ini. Engkau hanyalah sebagai argumentasi (Hujjah) Allah SWT terhadap mahluk-Nya.

Sementara saya hanyalah menjadi sebab celakanya orang yang sebelumnya sudah dicap oleh Allah sebagai orang celaka. Orang yang bahagia dan beruntung adalah orang yang dijadikan bahagia oleh Allah sejak dalam perut ibunya, sedangkan orang yang celaka adalah orang yang dijadikan celaka oleh Allah sejak dalam perut ibunya”. Rasulullah SAW kemudian membacakan firman Allah SWT: “Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia ummat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat. Kecuali orang-orang yang diberi Rahmat oleh Tuhanmu”. (QS. Hud: 118-119). Kemudian beliau Nabi SAW melanjutkan dengan firman Allah SWT: “Dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku”. (QS. Al-Ahzab: 38). Lantas Rasulullah SAW berkata lagi kepada iblis, “Wahai Abu Murrah (iblis), apakah engkau masih mungkin bertobat dan kembali kepada Allah, sementara saya akan menjaminmu masuk surga”.

Iblis menjawab, “Wahai Rasulullah, ketentuan telah memutuskan dan Qalam pun telah kering dengan apa yang terjadi seperti ini hingga hari Kiamat nanti. Maka Maha Suci Allah Yang telah menjadikanmu sebagai tuan para Nabi dan Khathib para penduduk Surga, Dia telah memilih dan mengkhususkan dirimu. Sementara Dia telah menjadikan saya sebagai tuan orang-orang celaka dan Khatib para penduduk Neraka. Saya adalah mahluk yang celaka lagi terusir. Ini adalah akhir dari apa yang saya beritahukan kepadamu, dan saya mengatakan sejujurnya”. Segala Puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam, Awal dan Akhir, Dhahir dan Bathin. Dan semoga Shalawat dan Salam sejahtera tetap diberikan kepada seorang Nabi yang ummi dan kepada para keluarga dan sahabatnya serta para Utusan dan para Nabi. Catatan : Apakah kita sudah luput dari “dendam” sang iblis ? … Kalau belum … jangan mengklaim diri bahwa “aku sudah benar” apalagi berkhayal pada posisi berma’rifatullah.
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

DAFTAR KEILMUAN

ads

    Mahar: Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah)
    Keterangan: Paket 30 Ilmu Pelet Paling Ampuh berisi 30 jenis keilmuan pelet tingkat tinggi asli Nusantara yang sudah terbukti ampuh untuk berbagai persoalan cinta asmara dan keluarga, kami berikan lengkap 30 jenis keilmuan berbeda ini kepada anda disertai khodam keilmuan yang diambil dari ayat – ayat mahabah pilihan sehingga aman di gunakan oleh siapapun tanpa resiko sama sekali.

    Mahar: Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah) + ongkos kirim sesuai alamat anda
    Keterangan: Paket Ilmu Sapu Angin Khizib Bayu adalah suatu keilmuan yang sangat luar biasa, hanya dengan satu keilmuan ini bisa mengeluarkan berbagai fungsi yang sangat menakjubkan, seperti memindahkan awan hujan, berkomunikasi dengan ruh seseorang yang sedang tertidur, pengasihan, melancarkan rizky, kekebalan dan kesaktian, pagar ghoib, berkomunikasi dengan khodam, melakukan pengisian azimat, menghilang dari pandangan musuh, menundukkan hewan buas dan masih banyak lagi fungsi menakjubkan lainnya. Tanpa ritual atau puasa. Menggunakan pengisian dari kami melalui garam rajah dan asmak yang akan kami kirimkan kealamat anda.

    Mahar: Rp. 101.000 (seratus seribu rupiah) + ongkos kirim sesuai alamat anda
    Keterangan: Paket Minyak Rajah Al Karomah 1001 Khasiat merupakan minyak pelet pengasihan yang kami isi menggunakan energi beberapa jenis keilmuan hikmah dan khizib serta ayat – ayat dan doa tertentu yang sangat mustajab. Fungsi dari satu jenis minyak rajah ini setara dengan belasan jenis minyak pelet ampuh yang biasa di jual di tempat para praktisi supranatural. Multi fungsi dan kami juga akan ajarkan anda untuk bisa melakukan isi ulang minyak tersebut. Mahar sangat terjangkau hanya sebagai pengganti biaya minyak dan mahar prosesi serta ongkos kirim saja.

    Mahar: Rp. 77.000 (tujuh puluh tujuh ribu rupiah)
    Keterangan: Paket 30 Jenis Ilmu Kesaktian & Kekebalan berisi 30 jenis ilmu kesaktian dan juga kekebalan tingkat tinggi dengan tuah ampuh luar biasa asli peninggalan nenek moyang Nusantara. Dari ilmu kebal terhadap benda tumpul, pukulan, dan senjata tajam serta peluru. Bisa membuat kaku seperti patung orang yang menyerang kita, halimunan, rawarontek dan masih banyak lagi keilmuan ampuh sakti dan terbukti luar biasa tuahnya ini. Kami buatkan khodam khusus untuk anda dan 30 jenis keilmuan tersebut akan menjadi milik anda semuanya.

    Mahar: Rp. 79.000 (tujuh puluh sembilan ribu rupiah)
    Berisi teknik dalam melakukan gurah hidung dan pernafasan lengkap dengan tata caranya step by step aman dan alami, diajarkan juga cara membuat ramuan gurah tradisional yang alami dan mujarab.

    Mahar: Rp. 977.000 (sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu rupiah)
    Berupa minyak bulu perindu yang sudah di berikan tambahan khusus berupa energi ilmu hikmah dan khizib serta doa doa mustajabah. Anda juga akan di berikan bonus spesial berupa seluruh paket keilmuan yang ada dalam situs ini secara Gratis.

    Mahar: Rp. 500.000 (lima ratus ribu rupiah)
    Paket ini berupa garam rajah dan minyak untuk prosesi ruwatan anda dan keluarga maksimal 7 orang, bisa untuk tempat usaha rumah dan lainnya, sangat ampuh menghilangkan berbagai sengkolo dan kesialan dalam kehidupan.